Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILPRES 2014: Jokowi Ditugaskan Tegakkan 3 Hal Ini Oleh PDIP

Tiga mandat diberikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kepada "Jokowi" Joko Widodo untuk maju sebagai calon presiden.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 20 April 2014  |  14:35 WIB
Jokowi (kanan) bersama Megawati Soekarnoputri
Jokowi (kanan) bersama Megawati Soekarnoputri
Bisnis.com, SEMARANG -- Tiga mandat diberikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kepada "Jokowi" Joko Widodo untuk maju sebagai calon presiden.Jokowi diberi mandat oleh PDIP untuk menegakkan pilar Trisakti jika kelak rakyat memilihnya dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, 9 Juli 2014."Prinsipnya kabinet kerja sama parpol kecil atau ramping karena salah satu mandat kepada Pak Jokowi sebagai capres dari PDI Perjuangan adalah untuk menegakkan pilar daulat politik Trisakti," kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo melalui pesan singkatnya kepada Antara di Semarang, Minggu (20/4/2014).Adapun catatan rumusan kabinet gotong royong pemerintahan Jokowi sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan, kata Tjahjo, detailnya akan dirumuskan nanti.Menurut Tjahjo, daulat Politik Trisakti (berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian secara sosial budaya) hanya akan dicapai kalau dibentuk kepemimpinan nasional yang kuat dengan didukung program kerja prorakyat."Pemimpin yang kuat justru akan memiliki karakter yang kuat dan setia pada ideologi partai, yaitu Pancasila 1 Juni, berkomitmen menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan UUD 1945," tegas Tjahjo.Anggota Komisi I DPR RI itu mengemukakan bahwa kemajemukan bangsa dan pemimpin yang kuat akan mampu memegang teguh perintah perjuangan menerapkan Trisakti dalam setiap pengambilan keputusan politik pembangunan nasional.Kepemimpinan yang kuat, lanjut Tjahjo, juga didukung kerja sama politik di parlemen, khususnya kebijakan politik anggaran dan politik legislasi, guna mendukung program prorakyat."Ini yang ditawarkan dalam lobi-lobi dengan pimpinan partai politik, yang pada prinsipnya dapat dipahami, misalnya NasDem dengan program restorasinya," kata Tjahjo.Ia menekankan, "Jangan bargaining kerja sama antarparpol dimulai dari pembagian kursi kabinet atau posisi tawar wakil presiden, mestinya kabinet harus banyak mendengar aspirasi masyarakat dan harus bekerja keras memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut."
Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi pilpres 2014

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top