Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

POROS PARTAI ISLAM: Begini Pandangan dari PKS

Koalisi partai islam dinilai mampu mengarahkan konstelasi politik nasional.
Riendy Astria
Riendy Astria - Bisnis.com 19 April 2014  |  15:01 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Koalisi partai islam dinilai mampu mengarahkan konstelasi politik nasional.

Anggota Majelis Syuro PKS Almuzzammil Yusuf menyatakan saat ini merekam banyak respons positif tokoh parpol Islam, ulama, dan ormas Islam dalam menyambut wacana koalisi partai Islam dalam mengusung capres dan cawapres pada Pilpres 2014.

Meski begitu, dia tidak menampik ada juga pihak yang bernada pesimis. “Yang harus dipahami dari ide koalisi partai Islam ini adalah merubah peran partai-partai Islam dari sekedar penumpang yang diperebutkan oleh kendaraan/partai nasionalis menjadi sebaliknya.

Yaitu, partai-partai Islam berubah menjadi kendaraan besar yang mengarahkan konstelasi politik nasional,” Jelas Wakil Ketua Komisi III DPR ini dalam siaran pers-nya, Sabtu (19/4/2014).

Menurutnya, fenomena kenaikan perolehan suara partai-partai Islam saat ini menunjukan dukungan masyarakat tidak sepi kepada partai-partai Islam. Perolehan angka diatas 30% suara Pileg 2014 dari kelima partai Islam bukanlah jumlah yang kecil.

“Saatnya momentum ini diambil oleh pimpinan partai Islam dan didukung oleh ormas-ormas Islam dengan jaringannya menyebar di seluruh Indonesia.”

Di luar hitungan politis di atas, kata Muzzammil, pimpinan partai Islam perlu melihat koalisi ini dari keberkahan konsep berjamaah. Pasalnya, hal tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang berlipat-lipat. Untuk itu, Muzzammil meminta kepada pimpinan partai Islam agar tidak memandang sebelah mata terhadap kekuatan umat dan jangan apriori terhadap wacana ini.

“Bukankah kita diajarkan shalat berjamaah yang nilainya 27 kali lipat daripada shalat sendiri. Demikian pula halnya dengan strategi koalisi partai Islam secara berjamaah,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilpres 2014
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top