Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bawaslu Bali Laporkan Pelanggaran Pileg 2014

Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali telah melaporkan berbagai pelanggaran terjadi pada seluruh tahapan pemilihan umum legislatif 2014 di Bali.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 18 April 2014  |  16:40 WIB
Pada proses pemungutan suara, ada dugaan politik uang (money politic) di beberapa kabupaten, seperti Denpasar, Buleleng, dan Karangasem. - repro
Pada proses pemungutan suara, ada dugaan politik uang (money politic) di beberapa kabupaten, seperti Denpasar, Buleleng, dan Karangasem. - repro

Bisnis.com, DENPASAR - Badan Pengawas Pemilu Provinsi Bali telah melaporkan berbagai pelanggaran terjadi pada seluruh tahapan pemilihan umum legislatif 2014 di Bali.

Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia mengatakan pelanggaran terjadi pada tahap pencalonan anggota legislatif, masa kampanye, masa tenang, proses pemungutan suara, maupun saat penghitungan suara.

Pada tahap pencalonan misalkan, pihaknya merekomendasikan sebanyak lima calon legislatif (caleg) untuk mengundurkan diri karena tidak memenuhi syarat sebagai wakil rakyat. Terdiri dari dua caleg DPRD provinsi, dan tiga caleg tingkat kabupaten/kota.

“Kami mengawasi ribuan calon yang merebutkan kursi legislative, sebelum ditetapkan sebagai calon maupun pasca daftar calon. Lima caleg sudah kami laporkan, kalau ada lagi akan kami tindaklanjuti,” jelasnya dalam Focus Group Discussion: Media, Pemilu, dan Potensi Konflik dalam Rangka Operasi Mantap Brata, Kamis(17/4/2014).

Pada masa kampanye, sebanyak 39.000 pelanggaran terjadi terkait bentuk alat praga, tempat pemasangan alat praga dan zona wilayah, baik oleh peserta pemilu, partai politik, caleg maupun masyarakat pendukung.

Pada proses pemungutan suara, ada dugaan politik uang (money politic) di beberapa kabupaten, seperti Denpasar, Buleleng, dan Karangasem.

Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Karangasem sudah melaporkan kepada pihak kepolisian namun berkas dikembalikan. Selanjutnya, pihak pengawas akan terus menindaklanjuti melalui bukti yang memadai.

“Jika caleg terpilih akhirnya terbukti melakukan money politic yang dibuktikan oleh pengadilan maka bisa dipaksa mengundurkan diri,” tegasnya.

Sejumlah pelanggaran pidana lain yang terjadi pada proses pemungutan suara ialah penyalahgunaan formulis C5 dan C6 milik orang lain, menghalang-halangi pemilih untuk melaksanakan hak pilih.

Kendati banyak pelanggaran pidana, dia mengeluhkan tidak sinkronnya ketentuan undang-undang pemilu dan regulasi terkait menyebabkan sejumlah pelanggar sulit dijerat hukum.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bawaslu pileg 2014
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top