Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Koalisi dengan Golkar, Hanura Ubah Skenario Capres

Partai Golkar telah membangun koalisi dengan Partai Hanura dalam pemilihan presiden (pilpres) mendatang. Koalisi itu dilakukan untuk memenuhi presidential treshold Partai Golkar sehingga bisa mengusung Aburizal Bakrie (Ical) sebagai capres.
Tegar Arief Fadly
Tegar Arief Fadly - Bisnis.com 18 April 2014  |  14:10 WIB
Suasana kampanye Parta Golkar, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)  - bisnis.com
Suasana kampanye Parta Golkar, dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Golkar telah membangun koalisi dengan Partai Hanura dalam pemilihan presiden (pilpres) mendatang. Koalisi itu dilakukan untuk memenuhi presidential treshold Partai Golkar sehingga bisa mengusung Aburizal Bakrie (Ical) sebagai capres.

Padahal, Partai Hanura telah memiliki paket capres-cawapres yakni Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo yang telah dideklarasikan sejak jauh-jauh hari. Kemungkinan besar skenario capres-cawapres Hanura ini akan berubah.

"Kami akan gelar rapat internal dulu baru tentukan. Hal itu tak mudah ya, karena Hanura sendiri bukan hanya terdiri dari segelintir orang," kata Ketua DPP Partai Hanura, Susaningtyas Kertopati kepada Bisnis.com, Jumat (18/4/2014).

Nuning belum bisa memberikan banyak tanggapan terkait skenario pilpres ini, termasuk apakah partainya akan menawarkan salah satu nama dari Wiranto dan Hary untuk menjadi cawapres Ical. "Yang jelas kami belum tentukan arah kebijakan partai sebelum hasil final pileg rampung," tegas Nuning.

Seperti diketahui, perolehan Partai Hanura di Pileg 9 April 2014 jauh dari harapan. Berdasarkan hasil hitung cepat, partai pimpinan Wiranto ini hanya memperoleh suara sekitar 5%-6%.

Angka tersebut sangat jauh dari presidential treshold sebesar 20%. Alhasil Partai Hanura pun harus bersedia menjalin koalisi dengan partai lain untuk bisa mengajukan cawapres.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hanura
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top