Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILPRES 2014: PKS Ajak Partai Berbasis Islam Satukan Suara Ajukan Capres

Anggota Majelis Suro PKS, Almuzzammil Yusuf menyarankan agar lima partai politik Islam menyatukan gagasan untuk kepentingan umat dan bangsa dengan mengusung calon presiden dan calon wakil presiden sendiri.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 16 April 2014  |  09:01 WIB
 Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Majelis Suro PKS, Almuzzammil Yusuf menyarankan agar lima partai politik Islam menyatukan gagasan untuk kepentingan umat dan bangsa dengan mengusung calon presiden dan calon wakil presiden sendiri.

“Dengan modal suara 30%, saya mengajak lima partai politik Islam untuk duduk bersama membahas agenda utama umat dan bangsa lima tahun ke depan, termasuk membahas siapa capres dan cawapres yang layak mewakili agenda keumatan dan Kebangsaan,” ujar politisi Senayan itu, Rabu (16/4/2014).

Menurut Muzzammil, ormas dan umat Islam memiliki harapan besar agar partai politik berideologi Islam dan berbasis umat Islam seperti PKS, PKB, PAN, PPP, dan PBB bersatu mengusung capres dan cawapres yang mampu memperbaiki kondisi bangsa Indonesia.

“Capres dan cawapres yang kita usung bisa dari kalangan ulama, pengusaha, akademisi, partai politik, atau pejabat negara. Yang penting mereka punya kredibilitas moral dan kapasitas kenegarawanan.” Ujarnya.

Namun, jika agenda idealis itu sulit terwujud, karena kalahnya elektabilitas tokoh dengan calon yang telah muncul, minimnya modal dan media massa, menurut Muzzammil, maka pilihannya adalah agenda yang lebih realistis yaitu hanya mengusung cawapres dan kabinet kementerian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pks parpol pilpres 2014
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top