Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Ini Panwaslu Panggil Hanafi Rais

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Gunungkidul akan memanggil calon legislator DPR RI Hanafi Rais, hari ini, untuk dimintai keterangan terkait penemuan uang Rp510 juta bersamaan dengan atribut Partai Amanat Nasional (PAN).
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 April 2014  |  08:13 WIB
Hari Ini Panwaslu Panggil Hanafi Rais
Partai Amanat Nasional, PAN
Bagikan

Bisnis.com, WONOSARI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Gunungkidul akan memanggil calon legislator DPR RI Hanafi Rais, hari ini, untuk dimintai keterangan terkait penemuan uang Rp510 juta bersamaan dengan atribut Partai Amanat Nasional (PAN).

Ketua Panwaslu Gunungkidul Buchori Ichsan saat dihubungi, Minggu (13/4) malam, mengatakan, sudah melayangkan surat pemanggilan yang ditujukan langsung kepada Hanafi Rais.

“Kita akan klarifikasi besok [hari ini]. Malam ini sudah kita kirim surat [ke Hanafi Rais],” kata Buchori.

Menurut Buchori, pemanggilan putra sulung Amin Rais itu karena berkaitan dokumen yang bertuliskan nama Hanafi Rais bersamaan dengan uang Rp510 juta dalam satu mobil Avanza warna hitam. “Kita memanggil sesuai dengan dokumen yang ditemukan bersama uang itu,” ujar Buchori.

Ditanya soal pemilik uang, Buchori menyatakan dari hasil penyelidikan kepolisian, uang tersebut adalah milik konsultan politik di Surabaya.

 “Informasinya milik Pusdemham [Pusat Demokrasi dan Hak Asasi Manusia] makanya kita akan klarifikasi dulu,” kata dia.

Sementara Hanafi Rais saat dihubungi nomor telepon selularnya (ponsel) terkait pemanggilan oleh Panwaslu, belum diangkat, pesan singkat (SMS) juga belum dibalas.

Kepala Polres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen menuturkan Polres sudah memeriksa lima orang saksi. Dari hasil pemeriksaan itu uang tersebut asli dan bukan dari hasil kejahatan.

Adapun saksi yang diperiksa yakni tiga orang pengantar yang berinisial E yang merupakan mahasiswa di Surabaya, Jatim,  A dan S yang merupakan warga Blora, Jateng. Orang yang mengaku pemilik uang berinisial E orang Surabaya, Jatim dan orang yang disebut E yang akan menerima uang tersebut berinisial S, warga Playen, Gunungkidul.

Faried menambahkan dari keterangaan saksi uang tersebut merupakan milik lembaga konsultasi politik asal Surabaya, Pusat Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (Pusdemham).

“Kasusnya sudah kami limpahkan ke Panwaslu karena untuk politik itu wewenang Panwaslu,” tutur dia.

Polres Gunungkidul mengamankan uang tunai Rp510 juta dalam mobil Avanza warna hitam bernomor polisi L saat razia pada masa tenang pemilu di Desa Gading, Kecamatan Playen, Minggu (6/4).

Dalam mobil tersebut juga ditemukan atribut Partai Amanat Nasional (PAN) serta contoh surat surat suara calon legislator DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Gunungkidul dari partai yang sama. Dalam mobil tersebut terdapat uang pecahan Rp5.000 dan pecahan Rp10.000 yang disimpan dalam dua karung senilai Rp500 juta dan satu tas Rp10 juta. (JIBI/Harian Jogja/Ujang Hasanudin/ Kusnul Isti Qomah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pan pemilu 2014 gunung kidul amien rais

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Y. Bayu Widagdo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top