Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Golkar: Kader Kami Bisa Saja Diusung Partai Lain Jadi Cawapres

Meski secara institusi Partai Golkar mengajukan Aburizal Bakrie (ARB) sebagai calon presiden, namun secara individu bisa saja kader partai tersebut diusung partai lain menjadi cawapres pada pemilihan presiden mendatang.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 11 April 2014  |  14:06 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Meski secara institusi Partai Golkar mengajukan Aburizal Bakrie (ARB) sebagai calon presiden, namun secara individu bisa saja kader partai tersebut diusung partai lain menjadi cawapres pada pemilihan presiden mendatang.

Demikian dikemukakan Ketua DPP Partai Golkar yang juga Wakil Ketua MPR Hajriyanto Thohari di Gedung DPR, Jumat (11/4/2014). Menurutnya, fenomena kader partai tidak memilih capres yang diusung partainya dan memilih capres lain sudah merupakan hal biasa dan berlaku di semua partai politik.

“Bisa saja kader itu maju (sebagai cawapres), tapi tidak menggunakan atribut maupun nama partai dengan raihan suara 15% seperti yang diperoleh saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, hingga kini Golkar memastikan diri untuk berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung ARB sebagai capres karena baru meraih 14% suara. Namun demikian, ketetapan untuk berkoalisi akan diputuskan setelah angka resmi raihan suara diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurutnya, karena tidak satu pun partai yang bisa mengusung sendiri capresnya maka partai menengah menjadi sangat penting dalam berkoalisi. Akan tetapi, Hajriyanto menegaskan hingga kini belum ada prioritas partai apa saja yang akan diajak untuk berkoalisi.

Sementara itu, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Melani Leimena mengatakan partainya siap untuk berada di luar pemerintahan. Menurutnya, berada di dalam maupun di luar pemerintahan tetap saja terhormat sebagai partai politik.

Sedangkan terkait hasil konvensi capres yang dilaksanakan partai itu, lebih jauh Melani mengatakan Partai Demokrat akan terus menunggu hasil konvensi itu.

Akan tetapi, karena raihan suara partai tidak mencukupi untuk mengusung capres maka Partai Demokrat siap menyodorkan hasil pemenang konvesni untuk piosisi cawapres dari partai lain.

Senada dengan Hajriyanto, Melani belum bisa menyebutkan partai mana saja yang sudah dan akan digandeng sebagai mitra koalisi karena masih menunggu hasil penghitungan suara resmi pengumuman dari KPU.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu 2014 partai golkar arb
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top