PILPRES 2014: Wah, Politikus Golkar Sarankan Partainya Pilih Jokowi

Ais Anantama Said menyatakan para pimpinan partai berlambang pohon beringin sebaiknya mengarahkan dukungan kepada bakal calon presiden dari PDIP Joko Widodo alias Jokowi.
News Editor | 02 April 2014 19:50 WIB
Jokowi

Bisnis.com, JAKARTA -- Upaya menggusur Aburizal Bakrie dari pencapresan Golkar terus berlangsung, kali ini dengan cara unik dan tidak langsung.

Politikus Partai Golkar Ais Anantama Said menyatakan para pimpinan partai berlambang pohon beringin sebaiknya mengarahkan dukungan kepada bakal calon presiden dari PDIP Joko Widodo alias Jokowi yang memiliki peluang besar memenangi Pemilu Presiden 2014.

"Elektabilitas dan kehendak rakyat akan terpilihnya Jokowi tidak terbendung. Jokowi dipastikan menjadi Presiden Indonesia ke tujuh," kata anak mantan Jaksa Agung dan Menteri Kehakiman Ali Said itu kepada pers, Rabu (2/4/2014).

Untuk bakal calon wakil presiden, kata Ais, tokoh Golkar yang ideal adalah Wakil Ketua Umum Golkar Theo Sambuaga.

"Golkar waras for Jokowi," ujar Ais yang pernah menjadi Ketua DPP Golkar di masa kepemimpinan Harmoko.

Dia juga bercerita panjang lebar soal ketokohan Theo Sambuaga yang dinilai sangat tepat dari berbagai sisi untuk mendampingi Jokowi.

Mantan anggota DPR ini menyatakan banyak pihak mengatakan bahwa pemilu legislatif dan pemilu presiden sudah selesai ketika Jokowi resmi diusung PDIP sebagai bakal calon presiden.

"Rakyat menginginkan presiden seperti Jokowi. Jadi sebenarnya rakyat tinggal menunggu hari H pilpres," kata Ais.

Menurut dia, harapan agar Jokowi menjadi presiden Indonesia mendatang bukan hanya berasal dari rakyat di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

Dalam pemungutan suara pemilu legislatif di Hongkong beberapa hari lalu, TKI berbondong-bondong mendatangi TPS dan ketika akan mencoblos mereka menanyakan gambar Jokowi.

"Mereka mengira sudah pilpres," kata Ais.

Ais menegaskan, waktu bagi Golkar tinggal sedikit. Artinya beberapa hari lagi akan dilakukan pemungutan suara pemilu legislatif dan hasilnya bisa mengejutkan bagi partai besar maupun partai kecil.

"Bisa manis bagi partai tertentu, sebaliknya akan pahit bagi partai lainnya. Karenanya, Golkar harus segera bersikap. Kehendak zaman jangan ditolak, apalagi diabaikan," kata Ais.

Menurut Ais, Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie harus segera mengambil keputusan untuk menentukan masa depan Golkar.

"Kondisi politik sudah tidak kondusif bagi ARB (panggilan Aburizal yang diperkenalkan ke publik setelah ditetapkan sebagai bakal capres Golkar) untuk terus maju. Dampaknya bisa buruk bagi Golkar," kata Ais.

Sumber : Antara

Tag : pilpres 2014
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top