Uang Beredar Pemilu Hanya Sumbang 0,1% Pertumbuhan Ekonomi

Institute For Development Of Economics and Finance menilai kontribusi pemilihan umum calon anggota legislatif pada April 2014 terhadap pertumbuhan ekonomi hanya 0,1%-0,3%.
Muhammad Abdi Amna | 02 April 2014 19:04 WIB
/JIBI

Bisnis.com, JAKARTA—Institute For Development Of Economics and Finance menilai kontribusi pemilihan umum calon anggota legislatif pada April 2014 terhadap pertumbuhan ekonomi hanya 0,1%-0,3%.

Menurut Didin S. Damanhuri, Peneliti Indef, kontribusi yang cukup kecil ini akibat Indonesia tidak memiliki cadangan barang produksi dalam negeri, sehingga permintaan pasar ketika pemilu akan berpangku pada barang impor.

“Modal nyaleg kan sekitar Rp1 miliar–Rp3 miliar. Kalo jumlah caleg 6.000, berarti perputaran uang sekitar Rp18 triliun, tetapi memberi sumbangsih yang kecil terhadap perekonomian nasional,” katanya di Jakarta pada Rabu (2/4/2014).

Menurutnya, euforia pemilihan umum kali ini cenderung lebih sepi dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya yang telah dilaksanakan oleh Indonesia.

Para calon legislatif terlihat hanya segelintir saja yang melakukan kampanye terbuka besar-besaran untuk mengerahkan massa.

Tag : pemilu 2014
Editor :

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top