PILEG 2014: Wiranto Setuju Koruptor Dihukum Mati

Calon Presiden yang juga Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto di Yogyakarta, Rabu (2/4/2014) menegaskan bahwa koruptor layak ditembak mati atau dimiskinkan.
News Editor | 02 April 2014 17:21 WIB
Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto.

Bisnis.com, YOGYAKARTA -- Wacana hukuman mati atau pemiskinan koruptor menjadi tema orasi capres dari Partai Hanura, Wiranto.

Calon Presiden yang juga Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat Wiranto di Yogyakarta, Rabu (2/4/2014) menegaskan bahwa koruptor layak ditembak mati atau dimiskinkan.

"Koruptor yang menilep uang rakyat pantas ditembak mati atau dimelaratkan agar tidak bisa menikmati hasil yang mereka korup," kata Wiranto saat berorasi di hadapan sekitar 5.000 simpatisan partai yang memadati lapangan Pendowo Harjo.

Parahnya penyakit korupsi menurut Wiranto telah menjadikan Indonesia sebagai negara terkorup sehingga tidak lagi menjadi negara terhormat.

"Kita sudah 69 tahun merdeka tapi kita seakan-akan ketinggalan dengan bangsa lain seperti Malaysia, Thailand dan China. Vietnam juga sudah mulai menyusul kita," kata Wiranto kepada wartawan saat akan kembali ke Jakarta.

Untuk mencegah penyakit korupsi tersebut, Wiranto bertekad menciptakan gerakan moral antikorupsi dengan kekuatan hati nurani yang harus disematkan di dada pemimpin agar dijauhkan dari segala macam godaan.

"Itulah sebabnya mengapa dari 34 gubernur 18 di antaranya tersangkut korupsi, kemudian dari 494 bupati atau wali kota lebih dari 138 terlibat korupsi. Ini kan menyedihkan, makanya lebih baik fokus menjadi wakil rakyat," kata mantan Menkopolkam itu.

Orasi politik Wiranto yang didampingi istrinya Uga Wiranto itu juga diikuti lebih hari 100 tukang becak yang menyemarakkan suasana sambil berjoget mengikuti irama musik dangdut.

Yunus, 39, warga asal Krapyak, Yogyakarta, yang menjadi koordinator tukang becak mengaku sangat berharap adanya pemimpin yang memberikan perhatian terhadap kehidupan para tukang becak dan rakyat kecil lainnya.

"Semoga Pak Win (Wiranto) yang pernah menggejot becak juga merasakakan pahit gertirnya, jangan hanya merasa naik becak, tapi diresapi di dalam hatinya," kata Yunus.

Beberapa jam sebelumnya, Wiranto juga berkampanye terbuka di Lapangan Telaga, Kota Gorontalo, yang juga dihadiri lebih dari 5.000 simpatikan partai dengan motto "Bersih, Peduli, Tegas" itu.

Seperti pada kampanye sebelumnya, Wiranto kembali menegaskan bahwa partainya tidak akan berkompromi dengan anggota legislatif atau calon angota legislatif yang terbukti korupsi dan mengkhianati amanat rakyat.

"Sudah delapan tahun Hanura berdiri dan survei telah membuktikan bahwa Hanura sebagai partai paling bersih dari korupsi," katanya.

Wiranto dan rombongan akan melanjutkan kampanye terbuka di Tangerang, Kamis (3/4), sebelum mengakhiri seluruh rangkaian kampanye bersama cawapres Hary Tanoesoedibjo (HT) di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta pada 5 April mendatang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pileg 2014

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top