Partai Gerindra Kampanye, Listrik Padam

Kampanye akbar Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di lapangan Islamic Center, Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar diwarnai dengan terputusnya aliran energi listrik (listrik padam).
News Editor | 02 April 2014 05:47 WIB
Prabowo Subianto saat Kampanye Partai Gerindra

Bisnis.com, BANDA ACEH -  Kampanye akbar Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di lapangan Islamic Center, Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar diwarnai dengan terputusnya aliran energi listrik (listrik padam).

Dari Banda Aceh, Selasa (1/4/2014), dilaporkan, terputusnya aliran listrik setelah mesin genset padam membuat simpatisan Partai Gerindra kecewa dan sebagian mereka mulai meninggalkan arena orasi politik partai bergambar kepala Burung Garuda itu.

"Kami kecewa, sebab lagi serius mendengarkan orasi politik, tiba-tiba mesin genset mati," kata Irawati, salah seorang warga simpatisan Partai Gerindra menjelaskan.

Lapangan depan bangunan Islamic Center itu mulai dipadati massa dan simpatisan Partai Gerindra sejak pukul 14.00 WIB. Seribuan orang mendatangi arena kampanye akbar untuk mendengarkan orasi politik yang disampaikan sejumlah jurkan Partai Gerindra Aceh.

Seorang juru kampanye Partai Gerindra, Mukhlis Abee yang juga Jubir Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat menegaskan, Partai Aceh dan Gerindra sudah berkoalisi untuk memenangkan Pemilu Legislatif 2014.

"Kami sudah berkomitmen untuk memenangkan calon legislatif untuk DPR RI dari Partai Gerindra. Kami berharap dengan menangnya caleg Gerindra di DPR RI maka bisa menjadi perpanjangan tangan Partai Aceh di tingkat pusat," katanya.

Selain memenangkan caleg DPR RI dari Partai Gerindra, Mukhlis Abee menjelaskan, pihaknya juga akan mendukung pemenangan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI pada Pilpres mendatang.

"Yang jelas, Partai Aceh dari Sabang sampai Aceh Tamiang. Kemudian, dari Aceh Tamiang sampai ke Pulau Jawa kita pilih caleg dari Gerindra untuk kursi di DPR RI," kata mantan anggota GAM itu.

Sementara jurkam lainnya, Safaruddin mnjelaskan jika Partai Gerindra bisa memenangkan Pemilu Legislatif maka semua butir-butir dari MoU Helsinki dan Undang Undang Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) akan diselesaikan semuanya untuk mendorong percepatan pembangunan Aceh.

"Kerja sama Partai Aceh dengan Gerindra untuk DPR RI, dan jangan ada pihak yang mengadu domba diantara kita. Sebab adu domba itu bisa saja terjadi," ucapnya.

Para simpatisan Partai Gerindra datang dari berbagai desa di Aceh Besar dan Kota Banda Aceh untuk menghadiri kampanye akbar dengan menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gerindra

Sumber : Antara
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top