Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jokowi : Samad Masih Muda, Bahkan Layak Jadi Presiden

Calon Presiden PDI Perjuangan Joko Widodo menilai Ketua KPK Abraham Samad cocok dicalonkan menjadi Presiden karena memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni terutama dalam pemberantasan korupsi
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 19 Maret 2014  |  18:39 WIB
Jokowi : Samad Masih Muda, Bahkan Layak Jadi Presiden
Abraham Samad saat berangkat dari Kantor KPK menuju Istana Negara untuk pelantikan pimpinan KPK. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Calon Presiden PDI Perjuangan Joko Widodo menilai Ketua KPK Abraham Samad cocok dicalonkan menjadi cawapres bahkan menjadi calon presiden karena memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni terutama dalam pemberantasan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Jokowi menanggapi pertanyaan wartawan soal Partai Gerindra yang melirik Samad menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto.

Ketika ditanya pendapatnya soal duet tersebut Jokowi menyatakan sangat mendukung pasangan itu.

"Sangat layak [Samad jadi cawapres], malah harus Presiden malahan. Iya [layak] kalau beliau," kata Jokowi di luar pagar Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Samad, kata Jokowi, berani dan konsisten melawan tindak pidana korupsi yang dibuktikan dengan terjeratnya koruptor kelas kakap selama kepemimpinannya di KPK.

"Berani, konsisten dalam memperjaungakan terkait dengan korupsi," jelas Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyebut usia Samad yang masih muda.

Menurut Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah saatnya pemimpin negara diisi oleh generasi muda. Itu salah satu alasan Jokowi menginginkan Samad jadi presiden.

"Karena masih muda," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad jokowi capres 2014
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top