Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GP Ansor Serukan Pemuda Tak Golput

Gerakan Pemuda Ansor menegaskan diri bahwa secara organisasi senantiasa mengusung khidmat dengan prinsip hittoh nahdliyyah yaitu tidak boleh di bawa-bawa ke ranah politik praktis.
Fatkhul-nonaktif
Fatkhul-nonaktif - Bisnis.com 15 Maret 2014  |  20:22 WIB
Hukumnya wajib untuk memilih, karena Pemilu adalah sarana untuk memilih wakil-wakil rakyat dan pemimpin.  - bisnis.com
Hukumnya wajib untuk memilih, karena Pemilu adalah sarana untuk memilih wakil-wakil rakyat dan pemimpin. - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Gerakan Pemuda Ansor menegaskan diri bahwa secara organisasi senantiasa mengusung khidmat dengan prinsip hittoh nahdliyyah yaitu tidak boleh di bawa-bawa ke ranah politik praktis.

Namun demikian, GP Ansor menyerukan kepada warganya untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, sebagai sebuah kewajiban untuk memilih pemimpin bangsa Indonesia.

Pemilu 2014 akan dilaksanakan dua kali, yaitu Pemilu Legislatif pada 9 April 2014 yang akan memilih para anggota dewan legislatif, dan  Pemilu Presiden pada 9 Juli 2014 yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden.

Ketua Umum GP Ansor, Nusron Wahid menyatakan secara jam’iyyah (kelembagaamn) organisasi yang dimpimpinnya wajib menjaga jarak yang sama dengan kekuatan partai politik mana pun atau peserta kontestasi pada Pemulu 2014.

“GP Ansor secara kelembagaan tidak mengarahkan kepada satu partai politik, satu caleg atau seorang kontestan Pemilu 2014,” katanya kepada wartawan di Kantor Pusat PP GP Ansor, Jl Kramat Rata No 16-A, jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2014).

Akan tetapi, GP Ansor memberikan keleluasaan kepada pemuda warganya untuk cerdas memilih partai politik, caleg, atau capres yang secara filosofi, paradigma, dan idiologi sama dengan cita–cita perjuangan mengawal Islam ahlussunnah wal jamaah, yang moderat, majemuk, dan prural, di Bumi Nusantara.

“Bahkan, hukumnya wajib untuk memilih, karena Pemilu adalah sarana untuk memilih wakil-wakil rakyat dan pemimpin, yang dalam kaidah fiqih dinyatakan nasbul imami wajibun. Memilih pemimpin itu wajib,” kata Nusron Wahid.

GP Ansor mengucapkan selamat kepada partai politik untuk berkampanye secara bergiliran sampai 5 April 2014, dan mengajak semua elemen untuk menjaga iklim yang kondusif, situasi aman, dan tidak menimbulkan unsur-unsur berbasis SARA.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi pemilu 2014 gp ansor
Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top