Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPU Lebih Siap, MK Yakin Sengketa Pemilu 2014 Menurun

Mahkamah Konstitusi memperkirakan kasus sengketa hasil pemungutan suara pada Pemilihan Umum 2014 cenderung menurun dibandingkan dengan Pemilu 2009.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Februari 2014  |  05:35 WIB

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Mahkamah Konstitusi memperkirakan kasus sengketa hasil pemungutan suara pada Pemilihan Umum 2014 cenderung menurun dibandingkan dengan Pemilu 2009.

"Kami prediksikan tidak banyak, dilihat dari jumlahnya saja partai politik saat ini juga lebih sedikit dibandingkan 2009 yang berjumlah 36 partai," kata Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva di Yogyakarta, Sabtu (22/2/2014).

Selain itu, menurut Hamdan, penurunan itu juga didukung dengan persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode saat ini yang dinilai lebih matang.

Dia juga menilai adanya komitmen KPU untuk tidak menunda penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan pemilu.

"Sengketa di MK kan sebetulnya merupakan sengketa sisa saja yang belum terselesaikan oleh penyelenggara [KPU]," katanya.

MK, menurut Hamdan,  telah mulai mempersiapkan mekanisme penyelesaian kemungkinan munculnya berbagai sengketa pemilu dengan melibatkan pegawai MK.

"Saya telah mempersiapkan gugus tugas yang melibatkan lebih dari seratus pegawai di MK dari panitera pengganti kemudian pranata peradilan, peneliti dan karyawan lain untuk mem-back up penyelesaian sengketa pemilu di MK," kata dia.

Selanjutnya, pihaknya juga akan mensosialisasikan tata cara bersidang di MK bagi partai politik (parpol) peserta pemilu, calon DPD, KPU serta Bawaslu.

"Sehingga mereka memahami apa yang harus dilakukan ketika bersidang di MK, agar prosesnya lebih mudah," katanya.

Secara umum, Hamdan menambahkan, MK siap menghadapi tantangan sengketa Pemilu 2014, dengan didukung hakim anggota MK yang sudah lengkap jauh hari sebelum Pemilu berlangsung. "Jadi insya Allah kami sepenuhnya siap untuk menghadapi sengketa Pemilu 2014," katanya


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu 2014

Sumber : Antara

Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top