Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banyak Perusahaan Perkebunan di Riau Tak Lengkap Izin

Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau mengklaim masih banyak usaha perkebunan yang tidak memiliki izin secara lengkap, atau hanya berbekal izin usaha dari kepala daerah setempat.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 17 Februari 2014  |  14:40 WIB
Sepanjang 2013 terdapat 9.226 permohonan izin investasi beberapa bidang di Provinsi Riau dengan nilai investasi sebanyak Rp17 triliun.  - bisnis.com
Sepanjang 2013 terdapat 9.226 permohonan izin investasi beberapa bidang di Provinsi Riau dengan nilai investasi sebanyak Rp17 triliun. - bisnis.com

Bisnis.com, PEKANBARU - Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Riau mengklaim masih banyak usaha perkebunan yang tidak memiliki izin secara lengkap, atau hanya berbekal izin usaha dari kepala daerah setempat.

Kepala BPPT Riau Alimuddin, yang juga sebagai Wakil Ketua Tim Pengawas Perizinan Perkebunan Riau, menuturkan rincian kelengkapan investasi mencakup izin dari kepala daerah setempat, dinas terkait seperti Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Perkebunan, Badan Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan.

“Banyak pabrik atau perkebunan yang sudah berdiri belum izin ke kami. Padahal berdasarkan hasil temuan, banyak yang bermasalah pada limbah, perpajakan, pemakaian air permukaan, harga TBS [tandan buah segar], hingga tenaga kerja,” kata Alimuddin kepada Bisnis.com, Senin (17/2/2014).

Fakta yang telah dikumpulkan oleh tim yang terbentuk sejak pertengahan 2012 ini selanjutnya akan diteruskan kepada dinas/instansi pemerintah terkait. Hingga saat ini belum ada perusahaan yang sepenuhnya bersih dari permasalahan perizinan.

Alimuddin mengungkapkan hal tersebut masih wajar dan bisa ditolerir. Tindakan yang dilakukan hanya memberikan surat peringatan untuk segera mengurus perizinan.

Sepanjang 2013 terdapat 9.226 permohonan izin investasi beberapa bidang di Provinsi Riau dengan nilai investasi sebanyak Rp17 triliun.

Dia menjelaskan bidang perkebunan mendominasi investasi dari sisi nilai yang mencapai 47% atau sebesar Rp8 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau izin usaha
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top