Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kilang Pertamina Kebakaran, Ini Penjelasan Polisi

Bisnis.com, PEKANBARU Pihak Kepolisian Daerah Riau menjelaskan bahwa tidak ada korban tewas dalam kebakaran di areal PT Pertamina Refenery Unit Kota Dumai pada Minggu (16/2) malam.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Februari 2014  |  12:28 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, PEKANBARU – Insiden kebakaran terhadap pipa saluran Pertamina Dumai, Minggu (16/2/2014) malam sempat menimbulkan kesimpangsiuran berita.

Pihak Kepolisian Daerah Riau menjelaskan bahwa tidak ada korban tewas dalam kebakaran di areal PT Pertamina Refenery Unit Kota Dumai pada Minggu (16/2) malam.

"Korban luka juga tidak ada, karena lokasi kebakaran jauh dari permukiman penduduk dan pekerja Pertamina," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Polisi Guntur Aryo Tejo, Senin (17/2).

Mengenai kabar tujuh orang yang katanya tewas dan 30 luka-luka, menurut Guntur hal itu juga tidak benar, dan telah diklarifikasi.

Yang terbakar, menurut dia, juga bukan kilang penimbunan minyak, melainkan pipa yang tersumbat dengan kotoran. "Itu juga sudah diklarifikasi pihak Pertamina Dumai," kata Guntur.

Terbakarnya pipa saluran Pertamina Dumai tersebut dikabarkan sempat memicu kemarahan warga yang berada di sekitar area perusahaan BUMN itu.

Kawasan pintu gerbang kilang minyak nasional Pertamina Refenery Unit (RU) II Dumai, Senin pagi dikabarkan di duduki warga yang marah.

Mereka memaksa masuk ke dalam areal objek vital negara yang terbakar hebat, Minggu(16/2) malam.

Ribuan warga Kelurahan Tanjung Palas, Dumai Timur, yang berada di ring 1 kilang Pertamina masih berusaha menerobos pintu gerbang.

Emosi mereka tersulut atas ledakan dan kebakaran yang terjadi di salah satu area kilang.

"Mana tanggung jawab Pertamina, hidup kami sekeluarga tidak tenang dan terancam dengan ledakan ini," kata warga setempat.

Kebakaran kilang Pertamina ini sontak membuat warga marah dan tidak mampu menahan emosi karena diakui sangat mengancam keselamatan di pemukiman masyarakat.

"Janjinya kalau ada insiden akan membunyikan alarm, tapi setelah ada ledakan hingga api berkobar tidak ada terdengar peringatan dari perusahaan," ungkap Arif.

Peristiwa kebakaran kilang Pertamina ini disayangkan banyak pihak karena dikhwatirkan dapat berdampak luas pada lingkungan sekitar khususnya, dan Dumai pada umumnya.

Dilaporkan, api kebakaran kilang sudah berhasil dipadamkan.

Sejumlah gerbang kilang Pertamina masih diduduki warga yang menuntut pertanggungjawaban pihak perusahaan. (Antara)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina kebakaran
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top