Libatkan Organisasi Pendidikan, 1,3 Juta Guru Dilatih Tahun Depan

Pemerintah akan melibatkan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan untuk melakukan pelatihan 1,3 juta guru tahun depan terkait implementasi Kurikulum 2013. Hal ini dilakukan untuk memperbesar partisipasi publik.
Ismail Fahmi | 02 Desember 2013 10:11 WIB
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah  akan melibatkan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan untuk melakukan pelatihan 1,3 juta guru  tahun depan terkait implementasi Kurikulum 2013. Hal ini dilakukan untuk memperbesar partisipasi publik.
 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengutarakan saat ini pelatihan dilakukan melalui jalur Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan dinas pendidikan.

Ke depan, menurutnya, Kemendikbud  akan merangkul organisasi yang mengurusi pendidikan seperti Majelis Muhammadiyah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ma'arif Nahdlatul Ulama, Majelis Pendidikan Kristen, Majelis Pendidikan Konghucu, Hindu, dan Budha.
 
"Realitas di lapangan, guru negeri tidak hanya mengajar di sekolah negeri, tetapi juga swasta," katanya pada Rapat Koordinasi Persiapan Implementasi Kurikulum 2013 pada Tahun 2014 dan Ujian Nasional 2014 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (1/12/2013) malam.
 
Majelis Pendidikan Kristen, kata Mendikbud, dapat memberikan pelatihan kepada guru-guru di Provinsi Papua atau Nusa Tenggara Timur. Satu instruktur, lanjutnya, dapat melatih beberapa guru.

"Pelatihan berlangsung selama 52 jam dalam satu minggu," ujarnya seperti dimuat dalam situs Kemendikbud.
 
Pada pelatihan nanti pemerintah pusat tetap berwenang dalam standar pelatihan, instruktur nasional, dan pembiayaan.  "Kita dukung dan standar kita berikan termasuk bentuk laporannya."
 
Mendikbud menambahkan rakor akan membahas berbagai isu implementasi Kurikulum 2013 meliputi muatan lokal, kepramukaan, peminatan, guru teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dan beban mengajar. "Guru TIK seperti apa (solusinya), tolong dibahas. Prinsipnya tidak ingin merugikan para guru."
 
Isu lainnya yang dibahas adalah konversi kegiatan ektrakurikuler ke dalam 24 jam mengajar, sertifikasi dan tunjangan, IPA dan IPS SMP, media pembelajaran, dan fasilitas pendukung

Tag : Pelatihan guru
Editor : Ismail Fahmi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top