Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Quick Count Pilkada Sumsel: Ricuh Gara-gara Kalkulasi Puskaptis Terhenti 5 Menit

Bisnis.com, PALEMBANG - Ada sedikit kejanggalan saat proses penghitungan suara  pemilihan gubernur ulang yang dilakukan lembaga survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 04 September 2013  |  20:49 WIB

Bisnis.com, PALEMBANG - Ada sedikit kejanggalan saat proses penghitungan suara  pemilihan gubernur ulang yang dilakukan lembaga survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan

Strategis (Puskaptis) di Hotel Grand Zuri Palembang.

Lembaga survei itu memulai proses penghitungan sejak pukul 13.00 WIB, awak media yang meliput proses penghitungan itu dapat menyaksikan secara langsung pergerakan perolehan suara dari layar besar yang terpasang di dinding kafe hotel.

Puskaptis menampilkan grafis perolehan suara untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU) dari setiap suara sampel yang masuk, kemudian lembaga itu juga menampilkan persentase suara akumulatif dari PSU dan pilkada yang digelar pada 6 Juni 2013 lalu.

Dari perolehan suara yang masuk terlihat kejar-mengejar antara suara untuk pasangan calon nomor urut 3 Herman Deru -Maphilinda dan pasangan calon nomor urut 4 Alex Noerdin-Ishak Mekki.

Dari awal, grafis menunjukkan Herman Deru menggungguli pasangan lainnya  dengan perolehan suara di atas 50% hanya saja jika dihitung secara akumulatif dengan hasil perolehan suara pada pilkada awal, Alex Noerdin masih unggul dibanding pasangan lain.

Keadaan kemudian berbalik saat suara yang masuk sudah mencapai di atas 70%. Herman Deru memimpin hasil akumulatif dan pasangan nomor urut 4 jadi menempati posisi kedua.

Keadaan ini terus bertahan hingga suara yang masuk mencapai 92% dan total perolehan suara antara kedua kandidat itu adalah 41,55% untuk Herman Deru -Maphilinda dan 38,70% untuk Alex Noerdin-Ishak Mekki.

Terhenti  5 menit

Kemudian gambar angka dan grafis di layar tiba-tiba hilang dan berganti dengan tampilan kosong berwarna biru. Hilangnya gambar tersebut sekitar 5 menit.

Panitia tampak terlihat sibuk mempersiapkan jumpa pers di ruangan itu. Setelah persiapan selesai, Direktur Eksekutif Puskaptis Huzin Yazid memulai pemaparan kepada belasan media massa yang sudah menunggu.

Layar proyektor pun sudah menampilkan gambar grafis kembali tetapi dengan hasil yang membuat

beberapa wartawan menggaruk kepala.

Hasil akhir yang tertera di layar menunjukkan keadaan berbalik di mana Alex unggul dengan total perolehan suara sebanyak 39,47% dan Herman Deru memeroleh suara 34,37%.

Yazid menjelaskan perubahan itu terjadi karena suara sampel dari Kota Palembang masuk di saat-saat terakhir. Alex pun mampu meningkatkan perolehan suaranya di Kota tersebut.

"1% suara di Palembang sama dengan 15% suara di Kabupaten OKU karena 60% pemilih pada pilkada ulang ini berada di Palembang. Alex mampu meningkatkan suaranya di Palembang,"jelasnya.

Dia mengatakan perolehan suara Alex di Palembang mencapai 40% sementara Herman Deru sekitar 26%-27%.

Hasil akhir yang diumumkan Puskpatis itu terdengar oleh tim pendukung Herman Deru -Maphilinda.

Merasa dicurangi, tim langsung bergerak menyambangi  lokasi quick count dan menimbulkan ketegangan.

Atas desakan tim tersebut, Yazid pun kemudian mengklarifikasi hasil penghitungan cepat itu.

"Penghitungan hanya mencapai pada 92% suara yang masuk, belum 100% sehingga kami tidak bisa menyimpulkan siapa yang unggul,"katanya.

Yazid pun selanjutnya diamankan  pihak kepolisian agar mendapat perlindungan dari potensi amukkan tim pendukung Herman Deru.

Juru Bicara Tim Pendukung Herman Deru, Alfredzi Panggarbesi, mengatakan pihaknya meyakini survey yang dilakukan Puskpatis manipulatif.

"Sudah terjadi penyesatan informasi karena dalam metodologi apapun tidak ada pergeseran suara yang signifikan ketika suara yang masuk sudah di atas 80%,"jelasnya.

Dalam pemilihan suara ulang ini, terdapat tiga lembaga survei yang menggelar penghitungan cepat, yaitu Puskpatis, Lingkar Survei Indonesia (LSI) dan Strategos Indonesia (SI).

Dari data yang dihimpun, hingga total sampel 96,67% quick count LSI, Herman Deru-Maphilinda meraih 54, 64% dukungan. Pasangan Alex-Ishak meraih 34, 44% suara. Selanjutnya, pasangan Eddy-Anisja 7,73% dan pasangan Iskandar-Hafisz 3, 18% dukungan. Akan tetapi hasil tersebut belum digabung dengan hasil pilkada awal.

Sementara itu, dari hasil Strategos Indonesia (SI)  dengan suara yang masuk sebanyak 50,25% menunjukkan pasangan Herman Deru-Maphilinda sementara unggul 57,90%, Alex-Ishak meraih 33,11%.

Kemudian pasangan Eddy Santana-Wiwiet Tatung 5,88%, dan pasangan Iskandar-Hafisz hanya meraih 3,11%.

Akan tetapi, jika total keseluruhan digabung terlihat bahwa Alex-Ishak masih unggul 40,76% dan disusul Herman Deru-Maphilinda sebanyak 33,52%.

Apapun hasilnya,   hitung cepat ini hendaknya tidak membuat masyarakat bingung dan menganggap ini hasil final.

Semua calon bisa saja saling klaim unggul tetapi biarlah proses penghitungan suara yang sebenarnya kita serahkan ke KPU. Jangan sampai karena quick count, kericuhan mengotori proses demokrasi ini.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pilkada sumsel
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top