Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pilgub Riau, Kenapa Tidak Ada Quick Count?

Bisnis.com, PEKANBARU - Ketua KPUD Riau Edy Sabli mengatakan secara aturan tidak ada kewajiban KPUD Provinsi Riau untuk melakukan hitung cepat (quick count). 
Asep Dadan Muhanda
Asep Dadan Muhanda - Bisnis.com 04 September 2013  |  17:13 WIB

Bisnis.com, PEKANBARU - Ketua KPUD Riau Edy Sabli mengatakan secara aturan tidak ada kewajiban KPUD Provinsi Riau untuk melakukan hitung cepat (quick count). 

Pantauan di lapangan, banyak kalangan wartawan mempertanyakan kenapa KPUD Riau tidak melakukan kerja sama dengan lembaga survei independen untuk hitung cepat hasil pencoblosan pilkada yang dilakukan hari ini (4/9/2013). 

"Memang tidak ada keharusan melakukan hitung cepat, silahkan saja kalau ada lembaga yang melakukan, tidak masalah," katanya, Rabu (4/9/2013). 

Di lapangan, setiap tim pemenangan calon melakukan hitung cepat sendiri, dan masing-masing tim sukses mengklaim pasanganya memperoleh suara terbanyak. 

Sebagai informasi, ada lima pasangan yang berlaga pada ajang pilkada Riau kali ini. Sesuai nomor urut yakni, Herman-Agus (Gerindra dan belasan partai non parlemen), Annas-Andi (Golkar dan PPP), Lukman Edi-Suryadi (PDIP dan PKB), Ahcmad-Masrul (PD dan PBR), Jon-Mambang (PKS dan PAN).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau pilgub pilkada pekanbaru

Sumber : Aang Ananda Suherman

Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top