Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cara Pilkades dengan e-Voting Pertama di Jembrana

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk pertama kalinya di Indonesia diselenggarakan pemilihan kepala desa dengan menggunakan sistem e-Voting, yang dilengkapi dengan verifikasi pemilih menggunakan e-KTP.
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 24 Juli 2013  |  12:20 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk pertama kalinya di Indonesia diselenggarakan pemilihan kepala desa dengan menggunakan sistem e-Voting, yang dilengkapi dengan verifikasi pemilih menggunakan e-KTP.

Kegiatan pemilihan kepala desa (Pilkades) dengan terobosan teknologi baru tersebut, akan dilaksanakan di Jembrana, Bali pada 29 Juli 2013.

"Ini adalah sebuah terobosan baru bagi negara Indonesia, yang baru pertama kalinya melakukan pemanfaatan e-KTP untuk pemilu, dengan metode e-Voting," kata Deputi Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hamman, di Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Hammam menuturkan Pilkades merupakan keniscayaan bagi pemerintah kabupaten yang sudah diamanatkan dalam peraturan daerah tingkat kabupaten yang dilaksanakan tiap 6 tahun sekali.

Pemilihan Kepala Desa tersebut diselenggarakan oleh panitia yang dibentuk oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari masing-masing desa, yang merupakan turunan dari SK Penetapan Panitia pemilihan kepala desa oleh bupati.

Untuk itu, lanjutnya, metodologi yang digunakan sangat tergantung dari kebijakan bupati, yang tertuang dalam peraturan daerah.

"Seperti layaknya pemilihan langsung oleh masyarakat, sampai saat ini masih banyak masalah yang terjadi di lapangan, mulai dari banyaknya surat rusak, waktu penghitungan yang lama, serta kesalahan panitia yang menghitung, seta kecurangan lainnya," ungkapnya.

Teknologi e-Voting yang menjamin berlangsungnya pemungutan suara dan penghitungan menggunakan TIK (teknologi informasi dan telekomunikasi), ujarnya, untuk menjamin pemilu yang transparan, jujur, dan akuntabel, serta diaudit di tiap tahapannya. "Ini layak dijadikan metode yang tepat untuk melaksanakan pemilu," ujar Hammam.

Sementara itu, Andrari Grahitandaru, Kepala Program Sistem Pemilu Elektronik BPPT, menambahkan Pilkades dengan e-Voting dengan menggunakan e-KTP ini, akan dilaksanakan di Desa Mendoyo Dangin Tukad, Jembrana, Bali.

"Desa Mendoyo Dangin Tukad terdiri atas 4 dusun atau banjar, dengan jumlah pemilih sebanyak 2.534 orang," ujar Andrari.

Dia mengatakan nantinya akan dibangun 4 tempat pemungutan suara (TPS), dengan metode e-Voting. Dan kantor kepala desa akan dijadikan sebagai posko e-Voting, atau pusat penayangan tabulasi hasil, yang dikirimkan dari tiap-tiap TPS.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

e-ktp pilkades e-voting
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top