Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PKPI Resmi Usung Sutiyoso Jadi Capres 2014

BISNIS.COM, BOGOR---Musyawarah Kerja Nasional III Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menetapkan Sutiyoso untuk dimajukan sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2014."Mukernas secara bulat menetapkan ketum (Sutiyoso) sebagai calon presiden
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 01 Juli 2013  |  06:28 WIB
PKPI Resmi Usung Sutiyoso Jadi Capres 2014
Bagikan

BISNIS.COM, BOGOR---Musyawarah Kerja Nasional III Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menetapkan Sutiyoso untuk dimajukan sebagai bakal calon presiden pada Pemilu 2014.

"Mukernas secara bulat menetapkan ketum (Sutiyoso) sebagai calon presiden dari PKPI,"  kata Wakil Sekretaris Jenderal PKPI Rully Soekarta di Bogor, Minggu (30/6) MALAM..

Dia  menjelaskan terjadi pembahasan secara terbuka dalam komisi khusus sebelum menetapkan Sutiyoso sebagai capres. Selain itu, katanya,  dalam pembahasan itu PKPI memetakannya dengan calon yang akan diusung 12 partai lain.

"Kami membandingkannya dengan calon partai lain karena PKPI tidak ingin memilih secara asal-asalan," ujarnya. Dia menambahkan  PKPI sudah membuat matriks kelemahan dan kelebihan Sutiyoso dibandingkan calon dari partai lain.

Namun,  Rully mengatakan segala hal bisa terjadi apabila di tengah jalan PKPI menemukan kader yang lebih baik untuk diusung menjadi capres.

Sutiyoso menilai rekomendasi mukernas PKPI  sebagai amanah bagi dirinya. Namun dia meminta para kader bekerja lebih keras untuk bisa memperoleh suara sebanyak-banyaknya.

"Saya anggap itu sebagai amanah tapi saya tantang para kader untuk bertempur habis-habisan," katanya. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

capres 2014 pkpi sutiyoso

Sumber : Newswire

Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top