Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDUSTRI TAMBANG: Enam Wilayah Peringati Hari Anti Tambang

BISNIS.COM, JAKARTA--Sedikitnya enam wilayah melakukan aksi solidaritas pada hari ini terkait dengan peringatan Hari Anti Tambang sekaligus memperingati 7 tahun semburan lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur.
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 29 Mei 2013  |  16:52 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Sedikitnya enam wilayah melakukan aksi solidaritas pada hari ini terkait dengan peringatan Hari Anti Tambang sekaligus memperingati 7 tahun semburan lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Koordinator Jaringan Advokasi Tambang Andrie S Wijaya mengatakan peringatan Hari Anti Tambang (Hatam) dipusatkan di Sidoarjo, daerah yang terdampak atas semburan lumpur PT Lapindo Brantas, pada Mei 2006.

Tak hanya itu, aksi solidaritas pun dilakukan di sejumlah wilayah yakni Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Maluku Utara, Mandailing Natal, Manggarai Barat dan Sulawesi Tengah. Enam wilayah itu merupakan daerah yang memiliki industri pertambangan, di antaranya adalah timah, batu bara dan mangaan.

"Banyak lagi komunitas yang berjuang mempertahankan ruang hidup dan penghidupannya yang terancam oleh pertambangan," kata Andrie dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Dia memaparkan selama 10 tahun terakhir, Indonesia mengeksploitasi sumber daya alam secara berlebihan. Industri pertambangan, kata Andrie, mendominasi sudut daerah yang ditandai membengkaknya jumlah izin pertambangan.

Jatam menilai akibat langsung dari eksploitasi berlebihan itu adalah kerusakan lingkungan, serta menjadi pemicu konflik yang meluas. "Keselamatan, ruang hidup rakyat dan kelangsungan fungsi ekologis alam berada pada titik terendah dan dalam ancaman serius," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batubara tambang lumpur lapindo timah jatam sidoarjo hari anti tambang
Editor : Endot Brilliantono
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top