Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANK DUNIA: Negara Berkembang Dominasi Investasi Global 2030

WASHINGTON—Bank Dunia memproyeksi investasi global di negara-negara berkembang seperti di Amerika Latin dan Asia Timur akan melesat hingga tiga kali lipat pada 2030.
Wike Dita Herlinda
Wike Dita Herlinda - Bisnis.com 17 Mei 2013  |  13:19 WIB

WASHINGTON—Bank Dunia memproyeksi investasi global di negara-negara berkembang seperti di Amerika Latin dan Asia Timur akan melesat hingga tiga kali lipat pada 2030.

Dalam laporan Global Development Horizons (GDH) dari Bank Dunia yang dirilis hari ini, Jumat (17/5/2013), separuh dari kapital dunia yang bernilai US$158 triliun (dalam hitungan dolar pada 2010) akan berada di negara-negara berkembang 17 tahun dari sekarang. Pola investasi, tabungan, dan aliran modal juga diprediksi mengalami evolusi dalam 2 dekade mendatang.  

Laporan yang berjudul  Capital for the Future: Saving and Investment in an Interdependent World  tersebut juga memproyeksi perputaran investasi global di negara-negara berkembang akan meroket hingga tiga per lima bagian pada 2030 dari seperlima bagian pada 2000.

“GDH adalah salah satu cara terbaik dalam memprediksi kemungkinan jangka panjang,” ujar Kaushik Basu, Kepala Ekonom dan Wakil Presiden Senior Bank Dunia. “GDH membuat laporannya dengan cara menyusun begitu banyak informasi statistik.”

Bank Dunia menilai perubahan demografis di negara-negara berkembang akan sangat mempengaruhi pergeseran struktural dalam investasi global. Hal tersebut disebabkan oleh pertumbuhan populasi dunia yang diperkirakan melonjak dari 7 miliar pada 2010 menjadi 8,5 miliar pada 2030, serta meningkatnya populasi orang tua di negara-negara maju.

Bank Dunia, lanjut Basu, melihat peran penting investasi di negara-negara seperti Korea Selatan, Indonesia, Brasil, Turki, dan Afrika Selatan dalam memicu pertumbuhan jangka panjang. “Dalam waktu kurang dari satu generasi, investasi global akan didominasi oleh negara-negara berkembang,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bank dunia ekonomi global

Sumber : World Bank

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top