Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILKADA JATIM: Hari ini Rakyat Magetan Tentukan Bupati dan Wakilnya

BISNIS.COM, MAGETAN -- Sebanyak 553.724 warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (24/4/2013) menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin baru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2013. Komisioner KPU Kabupaten Magetan Hendrad Subiyakto mengatakan
Endot Brilliantono
Endot Brilliantono - Bisnis.com 24 April 2013  |  06:26 WIB

BISNIS.COM, MAGETAN -- Sebanyak 553.724 warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (24/4/2013) menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin baru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2013.

Komisioner KPU Kabupaten Magetan Hendrad Subiyakto mengatakan bahwa ratusan ribu warga tersebut telah masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang disahkan oleh KPU setempat setelah melalui beberapa proses verifikasi.

"Dari jumlah tersebut diketahui pemilih laki-laki sebanyak 266.008 orang dan pemilih perempuan mencapai 287.716 orang," ujar Hendrad kepada wartawan.

Menurut dia, seluruh pemilih yang telah masuk dalam DPT tersebut tersebar di sebanyak 235 desa/kelurahan dari 18 kecamatan yang ada di Magetan.

"Untuk tempat pemungutan suara (TPS) yang telah disiapkan mencapai 1.381 TPS. Kami berharap, agar semua warga Magetan yang memiliki hak pilih dan sudah terdaftar dalam DPT untuk datang ke TPS terdekat dan memilih pemimpin barunya," kata dia.

Secara umum, berbagai persiapan pilkada telah dilakukan dengan baik. Seluruh logistik yang akan digunakan dalam pilkada, seperti surat suara, kotak suara, bilik suara, dan lainnya telah didistribusikan ke masing-masing TPS dengan pengamanan kepolisian setempat.

Seperti diketahui, Pilkada Kabupaten Magetan 2013 akan diikuti oleh tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati. Ketiga pasangan calon tersebut adalah, nomor urut 1 yakni pasangan "incumbent" Sumantri-Samsi (SMS) yang diusung PDI Perjuangan dan Golkar, nomor urut 2 adalah pasangan jalur perseorangan Nanik Karsini-Sugiho Pramono (NasPro), dan nomor urut 3 adalah pasangan Djoko Prabowo-Hartoto (Djowo Toto) dari koalisi Partai Demokrat, PAN, dan Partai Patriot.

Meski demikian, dalam Pilkada Magetan nanti terdapat tiga kandidat yang tidak melakukan pencoblosan. Hal tersebut karena ketiga kandidat itu tidak memiliki hak pilih lantaran memiliki KTP luar Magetan.

Ketiga kandidat tersebut adalah calon bupati perseorangan Nanik Karsini dan wakilnya Sugiho Pramono. Nanik tidak tidak memiliki hak pilih karena hingga saat ini ia adalah warga Jakarta dengan kepemilikan KTP Jakarta. Sedangkan Sugiho Pramono tidak punya hak pilih karena tercatat sebagai warga Ngawi dengan kepemilikan KTP Ngawi.

Selanjutnya adalah calon bupati nomor urut 3, Djoko Prabowo yang diusung Partai Demokrat, PAN, dan Partai Patriot. Ia tidak dapat melakukan pemungutan suara karena juga ber-KTP Jakarta. Sedangkan calon wakil bupatinya Hartoto tetap memiliki hak pilih karena merupakan warga Magetan.

"Tiga kandidat tersebut tidak memiliki hak pilih karena bukan warga Magetan meski kelahiran atau pernah tinggal di Magetan. Tapi itu tidak memengaruhi posisi mereka sebagai peserta pilkada," tambah Hendrad Subyakto.

Sedangkan untuk pasangan incumbent, Sumantri-Samsi (SMS), yang diusung PDIP dan Partai Golkar, dipastikan melakukan pemungutan suara di TPS wilayah masing-masing. (Antara/dot)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

calon bupati pilkada magetan 266.008 pemilih 3 pasangan

Sumber : Newswire

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top