Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REI JATENG Kejar Target Pembangunan Rumah 12.000 Unit

SEMARANG – DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng akan menggenjot pembangunan rumah sederhana, menengah, maupun mewah yang ada diwilayahnya dengan target mencapai 12.000 unit, guna mengurangi angka backlog yang masih tinggi.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Januari 2013  |  18:20 WIB

SEMARANG – DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng akan menggenjot pembangunan rumah sederhana, menengah, maupun mewah yang ada diwilayahnya dengan target mencapai 12.000 unit, guna mengurangi angka backlog yang masih tinggi.

Wakil Ketua DPD REI Jateng Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi Dibya K. Hidayat mengatakan target sebanyak 12.000 unit rumah tersebut, sekitar 80% diantaranya dari rumah sederhana terutama yang menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Tahun ini kami menargetkan mampu membangun sekitar 12.000 unit, untuk mengejar besarnya angka backlog di Jateng saat ini yang masih cukup besar hingga mencapai 400.000 unit,” ujarnya, kepada Bisnis, Kamis (31/1/2013).

Pihaknya akan berusaha menggenjot pencapaian target tersebut dengan berbagi cara, salah satunya meningkatkan frekuensi pameran yang akan diadakan sepanjang 2013 menjadi 10 kali pameran selama setahun ,emningkat dari tahun sebelumnya hanya 5 kali pameran.

“Pameran perdana tahun ini digelar mulai 31 Januari  2013 - 11 Februari 2013 di Ciputra Mall, dengan jumlah peserta 18 pengembang,” tuturnya.

Menurutnya pameran sangat efektif untuk memperkenalkan sejumlah produk baru yang akan dibangun para pengembang, karena masyarakat dapat window shopping dalam satu lokasi yang berisi beberapa jenis rumah dan pengembangnya.

“Tanpa harus mendatangi satu per satu marketing office setiap pengembang, calon costumer sudah bisa mendapatkan banyak informasi beragam perumahan dari banyak pengembang dalam satu lokasi saja,” ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, terbukti hampir 70% penjualan perumahan para pengembang di dapatkan dari database calon customer yang berkunjung saat pameran.

“Jadi efeknya tidak hanya jangka pendek memperkenalkan produk, tapi pengembang mendapatkan database calon customer potensial untuk ditindaklanjuti lebih mendalam dikemudian hari,” tuturnya.

Selain itu, saat ini mulai banyak pengembang besar dari jakarta, seperti Ciputra Group yang mulai eksplosif melakukan ekspansi di Kota Semarang, seperti sebelumnya hadir CitraSun garden, lalu CitraGrand, dan sekarang ini Citraland BSB City.

“Dengan masuknya pengembang-pengembang besar itu, menunjukkan potensi pasar di sini cukup prospektif, dan diyakini akan sangat membantu meningkatkan realisasi pembangunan rumah tahun ini,” tuturnya.

Project Manager Citraland BSB City Jatmiko Arif Wibowo mengatakan pihaknya mulai merealisasikan pembangunan perumahan Citraland BSB City dengan menghadirkan cluster pertama The Ivy Park seluas 11 ha yang akan didirikan sekitar 330 unit rumah di Bukit Semarang Baru, Ngaliyan, Semarang Barat.

“Cluster pertama yang hadir itu terbagi dalam empat tipe, dengan range harga mulai Rp650 juta-Rp950 juta per unit. Saat ini sudah terjual diatas 10 unit,” tuturnya.

Pihaknya menargetkan sepanjang 2013 minimal mampu membangun sebanyak 120 unit, dan diharapkan tidak sampai tiga tahun sudah mampu mewujudkan pembangunan 330 unit rumah tersebut. (k39/dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Puput Ady Sukarno

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top