Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANTARAN SUNGAI : Pemkot Solo Cairkan Dana Hibah Relokasi Warga

SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kini mulai mencairkan dana hibah pengganti nilai tanah untuk warga yang tinggal di bantaran Kali/Sungai Bengawan Solo.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Januari 2013  |  10:42 WIB

SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta kini mulai mencairkan dana hibah pengganti nilai tanah untuk warga yang tinggal di bantaran Kali/Sungai Bengawan Solo.

Ketua RT 04 RW13 Dadapan, Sangkrah, Solo Sumarno mengatakan dana tersebut dibayarkan kepada warga bantaran bersertifikat Hak Milik (HM), peserta program relokasi.

“Relokasi warga bantaran merupakan program mengentaskan warga bantaran di Kota Solo dari bencana banjir tahunan akibat luapan Sungai Bengawan Solo,” kata Sumarno, Senin (28/1/2013).

Ia mengatakan, sayangnya belum semua warga yang tinggal di bantaran bisa direlokasi dari kawasan rawan bencana itu, di wilayahnya baru ada tiga kepala keluarga (KK) yang direlokasi dari jumlah total 47 KK.

"Padahal semua warga ingin ikut relokasi. Kita warga sudah bosen kebanjiran setiap tahun," katanya.

Dikatakan, seluruh warga di wilayahnya sudah menyatakan kesanggupannya mengikuti program relokasi. "Ya namun sayang, warga terkendala pada proses pelengkapan syarat administrasi," ujarnya.

Menurut dia warga kesulitan mengurus surat persetujuan ahli waris dan saat ini mereka sedang dan masih melengkapi kelengkapan surat-surat administrasi yang memang banyak.

Ia mencontohkan, untuk mengurus surat persetujuan ahli waris atas tanah yang diempati saat ini dirinya membutuhkan waktu lebih dari satu bulan.

Sebab, dirinya harus mengumpulkan tanda tangan persetujuan dari 36 ahli waris pemilik asli lahan.

"Dulu saya beli tanahnya, tapi belum saya balik nama. Jadi saya harus nyari tanda tangan ahli waris. Masalahnya, rumah ahli waris ada yang di Jakarta dan Jambi, memang sangat sulit," urainya.

Sementara mengenai besaran dana hibah pengganti nilai tanah, menurut dia semua warga sudah setuju. "Besarannya sudah tidak masalah.

"Kalau yang kemarin sudah dicairkan itu per meternya Rp 509 ribu. Saya kira cukup," katanya.

Dikatakan sementara itu, rumah milik warga yang telah menerima dana relokasi itu pun sudah mulai dibongkar secara swadaya sejak seminggu yang lalu.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Bapermas PP, PA, dan KB) Pemkot Surakarta, Sukendar Tri Cahyo Kemat menjelaskan, pihaknya memberi waktu kepada warga hingga Februari 2013 untuk membongkar rumahnya secara swadaya.

Ia mengatakan hingga awal tahun 2013 Pemkot Surakarta telah membayar dana hibah pengganti tanah kepada 77 pemegang sertifikat tanah hak milik di bantaran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Jebres dan Pasar Kliwon. (Antara/dot)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Endot Brilliantono

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top