Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PUSAT PERBELANJAAN: TDL naik, service charge ikut

MEDAN--Sejumlah pengelola pusat perbelanjaan di Medan menaikkan service charge antara 10%-20% menyusul naiknya tarif dasar listrik (TDL) mulai Januari sebesar 5%.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 Januari 2013  |  17:23 WIB

MEDAN--Sejumlah pengelola pusat perbelanjaan di Medan menaikkan service charge antara 10%-20% menyusul naiknya tarif dasar listrik (TDL) mulai Januari sebesar 5%.

Pengamatan Bisnis di lapangan menunjukkan sejumlah pengelola pusat perbelanjaan sudah melakukan sosialisasi terhadap penyewa [tenant] perihal kenaikan service charge antara 10%-20%.

Kenaikan service charge tergantung kepada pengelola pusat perbelanjaan. Ada yang menaikkan 10%, 15%, dan 20% dari tarif sebelumnya. Malah ada pusat perbelanjaan di Medan baru menaikkan service charge Juni 2013 untuk memberikan keringan kepada penyewa agar tidak pindah ke pusat perbelanjaan lain yang menawarkan sewa dan service charge yang  lebih kecil.

Seorang penyewa di Cambrigde Plaza Medan mengaku sudah diberitahu  pengelola gedung bahwa service charge naik mulai Januari 2013 sebesar 10%. “Berat memang! Cuma kalau pindah dari tempat ini, toko kami sudah dikenal dan banyak pelanggan,” ujar seorang pemilik toko di Chambidge Plaza.

Pemilik toko yang tidak mau disebut identitasnya dengan alasan takut ditegur pengelola gedung mengakui nilai nominal kenaikan service charge di Chambridge Plaza Medan masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan Sun Plaza dan Medan Fair Plaza Medan.

Heri Zulkarnain, Pengelola Millennium Plaza Medan mengaku menaikkan service charge sekitar 15%. “Penaikan tersebut berhubungan dengan pemeliharaan fasilitas umum seperti pembersihan gedung, penerangan di tempat umum, dan faslitas lain,” tuturnya.

Heri tidak menyebutkan nilai nominal service charge di Millennium Plaza karena menyangkut persaingan dengan pusat perbelanjaan lain.

Secara terpisah, Ketua Asosiasi Perusahaan Pusat Perbelanjaan Indonesia (AP3I) Sumut Paulus Tamie membenarkan kenaikan service charge tersebut. “Kalau service charge tidak dinaikkan sulit bagi pengelola pusat perbelanjaan mempertahankan service yang bagus. Padahal service adalah bagian dari pelayanan kepada penyewa gedung,” tuturnya.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Master Sihotang

Editor : Martin-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top