Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Perjalanan Kereta Jarak Jauh Terhambat

JAKARTA-- Sebagian besar perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen ke arah timur, meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, mengalami keterlambatan.Pantauan ANTARA di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat pagi menunjukkan, keberangkatan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Januari 2013  |  14:00 WIB

JAKARTA-- Sebagian besar perjalanan kereta jarak jauh dari Stasiun Pasar Senen ke arah timur, meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, mengalami keterlambatan.

Pantauan ANTARA di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat pagi menunjukkan, keberangkatan perjalanan sejumlah kereta ke berbagai tujuan mengalami keterlambatan mulai dari 30 menit hingga hampir dua jam.

Kereta Api Kutojaya, dari Stasiun Pasar Senen tujuan Kutoarjo, semestinya berangkat pukul 06.00 WIB baru diberangkatkan pukul 07.30 WIB.

Sementara Kereta Api Fajar Utama (Pasar Senen-Yogyakarta) yang seharusnya berangkat pukul 6.50 WIB baru diberangkatkan pukul 08.15 WIB.

Kereta Gajah Wong tujuan Yogyakarta bahkan mengalami keterlambatan yang lebih lama lagi, mencapai satu jam 40 menit karena rangkaian bahkan baru sampai di Stasiun Pasar Senen pukul 08.30 WIB.

Kereta itu, akhirnya diberangkatkan pada pukul 09.30 WIB menuju Yogyakarta. Padahal kereta itu seharusnya diberangkatkan menuju Yogyakarta pada pukul 07.50 WIB.

Selama banjir melanda, hampir seluruh kereta dari arah timur mengakhiri perjalanannya di Stasiun Pasar Senen, karena Stasiun Jakarta Kota ditutup akibat banjir menggenangi kawasan tersebut.

Stasiun Tanah Abang juga serupa, ditutup lantaran air banjir menggenangi wilayah stasiun sehingga tidak bisa dilewati kereta. Akibatnya beberapa kereta yang biasanya mengakhiri perjalanan di stasiun tersebut beralih ke Stasiun Pasar Senen. (Antara/spr)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top