Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: Istana Terancam Terendam Banjir

JAKARTA—Tinggi permukaan air di pintu air Manggarai mencapai 1.020 cm atau melebihi batas pada Kamis (17/1) sekitar pukul 09.00 WIB, sehingga dipastikan dalam waktu yang tidak lama lagi Istana Presiden akan terendam banjir.
- Bisnis.com 17 Januari 2013  |  11:41 WIB

JAKARTA—Tinggi permukaan air di pintu air Manggarai mencapai 1.020 cm atau melebihi batas pada Kamis (17/1) sekitar pukul 09.00 WIB, sehingga dipastikan dalam waktu yang tidak lama lagi Istana Presiden akan terendam banjir.


Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan tinggi muka air Sungai Ciliwung terus naik.

“Ambang batas Siaga I di Sungai Ciliwung adalah 950 cm,” katanya, Kamis (17/1).

Jadi, lanjutnya, dengan kondisi demikian maka wilayah Jakarta yang terendam banjir akan makin meluas, ditambah dengan banyaknya titik-titik genangan, sehingga banjir merata di ibukota.

Kepala BNPB Syamsul Maarif melaporkan perkembangan terkini kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pukul 09.10 WIB mengenai ancaman banjir dan upaya penanggulangannya.

Dengan tinggi muka air 1.020 cm maka kemungkinan debit sungai Ciliwung sebagian dialihkan ke Sungai Ciliwung lama.

“Jika tidak, dikhawatirkan tanggul Kanal Banjir Barat dapat jebol dan banjir makin meluas,” ungkap Sutopo.

Presiden menyampaikan bahwa tidak masalah jika Istana Presiden terendam banjir, yang penting masyarakat terlindungi dan lakukan upaya penanggulangan banjir dengan mengerahkan seluruh potensi nasional yang ada.

Pemda DKI Jakarta tetap memberikan dukungan dan pendampingan, sedangkan untuk secara nasional semuanya di bawah kendali Kepala BNPB.

Sementara itu, Posko Nasional Penanggulangan Banjir Jakarta dan sekitarnya ditetapkan di Kantor Kementerian PU, Jakarta. (spr)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sylviana Pravita RKN

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top