Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK JALAN: DPRD Usul Pengusaha Tambang Bentuk Konsorsium

PALEMBANG-DPRD Sumatra Selatan mengusulkan kepada para pengusaha tambang untuk membentuk konsorsium agar bisa terlibat dalam percepatan pemakaian jalan khusus yang dibangun oleh PT Servo Meda Sejahtera.
- Bisnis.com 15 Januari 2013  |  17:07 WIB

PALEMBANG-DPRD Sumatra Selatan mengusulkan kepada para pengusaha tambang untuk membentuk konsorsium agar bisa terlibat dalam percepatan pemakaian jalan khusus yang dibangun oleh PT Servo Meda Sejahtera.

Wakil Ketua DPRD Sumsel Ahmad Jauhari mengatakan wakil rakyat akan memanggil manajemen Servo Medo Sejahtera, untuk meminta tanggapan mereka terkait usulan tersebut.

“Nanti akan kami panggil [Servo], apakah mereka mau mengakomodir dan melibatkan konsorsium perusahaan tambang lainnya untuk percepatan jalan itu,” katanya hari ini (15/1).

DPRD sendiri berencana memberikan deadline kepada Servo untuk menyelesaikan perbaikan jalan yang rusak dan belum layak digunakan hingga April 2013 mendatang.  Hal itu akan tertuang dalam surat rekomendasi yang sedang disusun oleh DPRD dan diajukan ke Gubernur Sumsel paling lambat  Rabu (16/1).

Dia mengemukakan konsorsium itu dimungkinkan membangun jalan khusus baru di luar jalan Servo, sehingga tersedia beberapa jalan untuk mengangkut komoditas pertambangan itu.

Ahmad mengatakan DPRD  tengah mencari solusi agar kepentingan segenap pihak terpenuhi terutama kepentingan masyarakat yang ingin jalan umum tidak dilintasi truk batubara untuk mengurangi kemacetan.

“Karena itu kami meminta transportir juga ikut memperhatikan kepentingan pengguna jalan umum jika ingin melintas di jalan itu. Misalnya melintas pada malam hari, kapasitas muatannya jangan melebihi 8 ton dan maksimal konvoi empat angkutan”.

Dalam kesempatan yang sama, Asosiasi Pertambangan Batu Bara Sumsel (APBS) menilai pemerintah tidak bisa tegas kepada perusahaan yang membuat jalan khusus karena jalan tersebut tak kunjung siap.

“Seharusnya pemerintah bisa memberi punishment kepada perusahaan yang bangun jalan khusus karena jalan itu belum juga siap. Percepatan ini perlu ada campur tangan pemerintah,”tegas Sekretaris Jenderal APBS Sutarman. (19/yus)
 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Yusran-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top