TAHUN BARU 2013: Waspadai 8 titik rawan macet di Tangerang

TANGERANG: Kapolres Kota Tangerang Kombespol Bambang Priyo Andogo menyebutkan terdapat delapan titik rawan yang perlu diwaspadai warga yang mau merayakan pergantian tahun dari 2012 ke 2013.Kapolres di Tangerang, Sabtu, menyebutkan ke delapan titik tersebut
News Editor
News Editor - Bisnis.com 29 Desember 2012  |  15:18 WIB

TANGERANG: Kapolres Kota Tangerang Kombespol Bambang Priyo Andogo menyebutkan terdapat delapan titik rawan yang perlu diwaspadai warga yang mau merayakan pergantian tahun dari 2012 ke 2013.Kapolres di Tangerang, Sabtu, menyebutkan ke delapan titik tersebut adalah kawasan Citra Raya Cikupa, Lippo Karawaci Kelapa Dua, Pertigaan Bitung Curug, Sumarecon Mall Serpong Kelapa Dua."Keempat kawasan tersebut ada di wilayah Kabupaten Tangerang," katanya.Keempat kawasan lainnya yakni Kawasan BSD Serpong, Kawasan Alam Sutera dan Living World, Kawasan Foresta Pagedangan dan Kawasan Bintaro Pondok Aren. "Empat kawasan itu ada di Tangerang Selatan," katanya.Adapun kategori rawan yang dimaksud, kata Kapolres, yakni rawan kemacetan dan konflik karena adanya kegiatan perayaan tahun baru seperti pesta kembang api dan musik.Untuk melakukan pengamanan tersebut, kata Kapolres, akan ditempatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dishub, Satpol PP, PMI dan ormas.Adapun total personel yang diterjunkan dalam pengamanan perayaan tahun baru di Kabupaten Tangerang dan sebagian wilayah Tangerang Selatan berjumlah 1.014 personel.Kabag ops Polres Kota Tangerang, Kompol Kustanto menambahkan, selain itu, pengamanan juga dilakukan di tiga wisata seperti halnya objek wisata Tanjung Kait, objek wisata Tanjung Pasir dan objek wisata Pulau Cangkir.Seluruh personel dari tingkat Polsek hingga Polres, akan saling membantu dan berkoordinasi jika ada kericuhan ataupun sebagainya."Untuk perayaan tahun baru di objek wisata, lokasinya sangat terbuka. Jadi, perlu pengamanan khusus," katanya. (Antara/arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top