Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KOMISI PENYIARAN benahi iklan kesehatan

JAKARTA: Komisi Penyiaran Indonesia Pusat melakukan kerja sama dan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan penayangan iklan kesehatan selama 2012 agar pemuatannya di media tidak merugikan masyarakat. Bahkan, Komisioner Komisi Penyiaran
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 28 Desember 2012  |  21:15 WIB

JAKARTA: Komisi Penyiaran Indonesia Pusat melakukan kerja sama dan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan penayangan iklan kesehatan selama 2012 agar pemuatannya di media tidak merugikan masyarakat. Bahkan, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat bidang Kelembagaan Idy Muzayyad menyatakan pihaknya membentuk kaukus kesehatan di penyiaran yang beranggotakan sejumlah lembaga.Keanggotaan itu di antaranya Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Apoteker Indonesia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Ikatan Naturopatis Indonesia (IKNI)."Kami berupaya untuk mengembangkan dan menguatkan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat," ujarnya dalam diskusi publik Refleksi Akhir Tahun 2012, Jumat (28/12/2012).Idy menuturkan selama tahun ini, KPI Pusat juga melakukan atau perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional), KIP (Kokmisi Informasi Publik), Polri, dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).Selain itu, KPI membuat nota kesepahaman dengan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), serta BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) terkait dengan siaran tanggap bencana dan early warning system bencana, khususnya tsunami."Kami membuat kerja sama itu selama tahun ini untuk modul tanggap bencana tsunami dan turut serta dalam pelatihan bagi lembaga penyiaran," ujarnya.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top