Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SYUTING SINETRON Di RUMAH SAKIT: DPR akan panggil direksi RSAB

JAKARTA: Komisi IX DPR akan memanggil jajaran direksi Rumah sakit anak dan Bersalin (RSAB) Harapan Kita usai reses Januari 2013 untuk minta penjelasan soal kasus meninggalnya seorang anak penderita leukimia akibat ruang ICU digunakan untuk syuting sinetron.Wakil
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 28 Desember 2012  |  16:14 WIB

JAKARTA: Komisi IX DPR akan memanggil jajaran direksi Rumah sakit anak dan Bersalin (RSAB) Harapan Kita usai reses Januari 2013 untuk minta penjelasan soal kasus meninggalnya seorang anak penderita leukimia akibat ruang ICU digunakan untuk syuting sinetron.Wakil Ketua Komisi IX DPR, Nova Riyanti Yusuf mengatakan jajaran pimpinan beserta seluruh anggota komisi yang menangani masalah kesehatan itu ingin mengetahui kronologi dan pertanggungjawaban pihak direksi RSAB Harapan Kita tentang kasus tersebut.Sebelumnya seorang pasien anak, Ayu Tria Desiani dilaporkan meninggal karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik karena terganggu dengan kegiatan syuting sebuah sinetron di rumah sakit tersebut.Nova menyebutkan begitu masuk masa sidang, Komisi IX DPR akan rapat internal dan dirinya pribadi akan mengajukan pemanggilan direksi RSAB Harapan Kita dalam rapat internal."Setelah jelas duduk perkaranya, kami sebagai komisi yg membidangi kesehatan akan dapat menjalankan fungsi pengawasan kami dengan lebih optimal," kata Nova dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (28/12/2012).Nova mengingatkan, fungsi RS adalah melayani orang sakit supaya sehat, dan jika ada yang kritis diberi pelayanan maksimal untuk tetap bertahan hidup karena hak setiap manusia dilindungi negara untuk tetap diperjuangkan."Jangan main-main dengan nyawa manusia. Apalagi hanya untuk mendahulukan syuting. Kementerian Kesehatan harus tegas untuk mengawasi seluruh etos kerja RS di Indonesia," ujarnya.Dia mengingatkan kejadian itu harus menjadi pelajaran bagi rumah sakit lainnya agar tidak keluar jalur dan memahami betul itu UU Rumah Sakit.Sebelumnya, Kepala Humas RSAB Harapan Kita Syahrida membenarkan adanya kegiatan syuting yang dilakukan di area rumah sakit itu.Namun, kegiatan itu tidak menganggu aktivitas medis di rumah sakit tersebut. Menurutnya, syuting dilakukan atas seizin pimpinan rumah sakit.RSAB mengizinkan untuk mengambil gambar selama 2 jam di sebuah ruangan yang disebut ruang alat siap pakai."Ruangan tersebut tak terpakai dan sudah di-setting sedemikian rupa menyerupai ruang ICCU," ujarnya.Syahrida menambahkan, meski ada kegiatan syuting, Ayu yang sudah 7 tahun mengidap leukimia dan kondisinya memburuk pada Rabu (26/12) malam tetap mendapat perawatan sesuai prosedur.  (ra)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top