Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI OTOMOTIF: Penjualan Tembus 1 Juta Unit, Industri Komponen Terdongkrak

JAKARTA: Keberhasilan industri otomotif nasional menembus angka produksi kendaraan mencapai 1,1 juta unit pada 2012 secara langsung berkontribusi sangat besar mendorong laju pertumbuhan industri komponen otomotif dalam negeri sebagai mitra strategisnya.M.
Sekretariat Redaksi
Sekretariat Redaksi - Bisnis.com 27 Desember 2012  |  15:45 WIB

JAKARTA: Keberhasilan industri otomotif nasional menembus angka produksi kendaraan mencapai 1,1 juta unit pada 2012 secara langsung berkontribusi sangat besar mendorong laju pertumbuhan industri komponen otomotif dalam negeri sebagai mitra strategisnya.M. Kosasih, Ketua Koperasi Industri Komponen Otomotif Indonesia (Kikko), mengatakan pertumbuhan industri otomotif yang signifikan dengan kometimen agen tunggal pemegang merek untuk meningkatkan local content merupakan prospek bagi industri komponen otomotif nasional.Namun, lanjutnya, sebagian besar industri komponen otomotif lokal mencapai 70% masih memasok kebutuhan perakitan kendaraan bermotor baru atau original quipment manufactured dan sisanya memenuhi kebutuhan after market atau komponen otomotif di luar permintaan pabrik."Padalah potensi pasar industri komponen otomotif pada after market sangat besar, seperti plat kopling, brake, terot, dan engine mounting yang justru mulai banyak diisi produk impor," katanya menjawab Bisnis di Jakarta, Kamis (27/12/2012).Menurutnya, pelaku industri komponen otomotif nasional, terutama dari para industri skala kecil dan menengah, berharap banyak agar pemerintah mendukung dengan menjamin ketersediaan bahan baku sehingga produknya lebih memiliki daya saing dari produk impor.Maraknya komponen otomotif impor yang membanjiri pasar domestik, lanjutnya, semakin membebani industri lokal yang sesungguhnya dapat memproduksi produk yang sama dengan barang impor tersebut dengan kualitas yang dijamin lebih baik.Kosasih menjelaskan masuknya investasi asing bidang pengembang industri komponen otomotif yang belum menjalin kemitraan dengan industri sejenis dari dalam negeri, sehingga nilai tambahnya hanya sebatas pemasukan devisa dan penyerapan tenaga kerja, tetapi bukan kepemilikan bisnis.Untuk itu, lanjutnya, dalam kebijakan pemerintah mendatang harus ada ketegasan mengenai kerja sama yang sejajar antara investor asing dan pihak pengusaha lokal dalam mengembangkan industri komponen otomotif yang semakin prospektif dan bukan hanya berstatus sebagai tukang.Apalagi, pemerintah sedang menggodok pelaksanaan program mobil berharga murah dan ramah lingkungan atau low cost green car yang mengharuskan komponen otomotif lokal atau local content kendaraan tersebut harus terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 80%. (bas) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Aang Ananda Suherman

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top