Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

NATAL 2012: Gereja Katedral Dijaga 120 Petugas

News Editor
News Editor - Bisnis.com 25 Desember 2012  |  10:57 WIB
JAKARTA: Dalam pelaksanaan natal tahun ini, Gereja Katedral (Jakarta Pusat) terpantau dijaga ketat dengan melibatkan gabungan satuan petugas keamanan.
 
Berdasarkan informasi dari Pastor Romo Wardi Saputra, jumlah penjagaan di gereja yang pernah menjadi sasaran ledakan bom pada 12 tahun silam tersebut sebanyak 120 petugas. Adapun petugas merupakan gabungan dari Polisi (Brimob), TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan DKI.
 
Sebelum perayaan ibadah, dia menjelaskan petugas sudah melakukan penyisiran di gereja untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
 
“Umat yang masuk rumah ibadah juga akan diperiksa dengan menggunakan metal detector. Ini sebagai langkah kehati-hatian,” ujar pastor tersebut di Jakarta, Selasa (25/12/2012).
 
Salah satu jemaat mengaku tidak merasa khawatir, karena penjagaan dilakukan secara ketat. 
 
Terlebih lagi, sambungnya, Senin (24/12) malam lalu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah melakukan pantauan langsung ke Gereja Kathedral untuk memastikan prosesi natal berlangsung aman.
 
Seperti diketahui, seluruh jajaran Polda Metro Jaya telah menurunkan petugas sebanyak 5.992 personil untuk mengamankan kurang lebih 1.600 gereja yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya.
 
Sebelumnya, Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigjen Polisi Sudjarno mengungkapkan ancaman bom dan terorisme masih menjadi kewaspadaan yang perlu diantisipasi oleh seluruh pihak keamanan selama perayaan natal berlangsung.
 
“Operasi lilin ini sudah kami lakukan sejak 23 Desember-1 Januari 2013 mendatang. Kami harap perayaan natal dan tahun baru ini berjalan aman, tertib, lancar, dan selamat,” ujarnya.
 
Kewaspadaan ini merupakan langkah untuk mengantisipasi terjadinya ancaman bom yang terjadi dua tahun silam, di Serpong, Tanggerang. 
 
“Perkiraan adanya ancaman mungkin timbul dan masih menjadi atensi. Tetap perlu meningkatkan kewaspadaan,” ujar Sudjarno.
 
Dia mengungkapkan beberapa gangguan yang harus diantisipasi adalah gangguan fisik, pesta narkoba, penyalah gunaan kembang api, kebut-kebutan, kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, serta perubahan cuaca yang ekstrim.
 
Pihaknya merinci, ada 1.680 gereja yang tersebar di wilayah Jabodetabek, di antaranya Jakarta Barat 219 gereja, Jakarta Pusat 125 gereja, Jakarta Timur 182 gereja, Jakarta Selatan 151 gereja, serta Jakarta Utara 271 gereja.
 
Setidaknya akan ada 102 pos pengamanan di titik tertentu yang tersebar di seluruh wilayah ibu kota. Di Jakarta Barat terdapat 9 pos, Jakarta Selatan 22 pos, Jakarta Pusat 7 pos.
 
Selanjutnya Jakarta Timur 13 pos, Jakarta Utara 3 pos, Kepulauan Seribu 3 pos, serta sisanya di tempatkan di geraja yang membutuhkan prioritas.  (ra)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Fatia Qanitat

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top