Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

REKSA DANA: Dana Kelolaan Primier IDX30 Melebihi LQ45

JAKARTA – Meski baru diluncurkan pada akhir Oktober lalu, dana kelolaan yang berhasil dikumpulkan dari produk Reksa Dana Premier ETF IDX30 lebih besar dibandingkan Reksa Dana Premier LQ-45 yang kembali diterbitkan pada 2011 lalu.
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 20 Desember 2012  |  20:06 WIB

JAKARTA – Meski baru diluncurkan pada akhir Oktober lalu, dana kelolaan yang berhasil dikumpulkan dari produk Reksa Dana Premier ETF IDX30 lebih besar dibandingkan Reksa Dana Premier LQ-45 yang kembali diterbitkan pada 2011 lalu.

Yakni Premier ETF IDX30 yang menggunakan underlying IDX30 dengan total dana kelolaan sebesar Rp100 miliar, sementara Premier ETF LQ-45 hanya bertumbuh menjadi Rp75 miliar dari nilai kelolaan ketika pertama kali diterbitkan Rp25 miliar.

Direktur PT Indo Premier Investment Management Diah Sofiyanti mengatakan cukup tingginya nilai kelolaan yang berhasil diraup reksa dana ETF dengan kode XIIT tersebut karena pemahaman masyarakat yang sudah semakin baik tentang produk reksa dana yang dapat diperdagangkan ini.

Selain itu, underlying yang dijadikan instrumen yang terdiri dari 30 saham-saham dengan kapitalisasi besar ini dianggap lebih likuid dengan target return sebesar 20% hingga 25% per tahun.“Dana kelolaan ETF IDX30 sudah mencapai Rp100 miliar, lebih tinggi dari ETF LQ-45,” ucapnya, Kamis (20/12).

Sementara itu, secara keseluruhan total dana kelolaan yang berhasil dihimpun oleh perusahaan manajer investasi ini telah mencapai Rp914 miliar, dimana Rp814 miliar diantaranya merupakan produk reksa dana. dan sisanya berasal dari KPD.

Selain meluncurkan ETF berbasis indeks IDX30, Indopremier juga sedang menggodok produk ETF lainnya mengingat potensi pasar yang masih sangat besar. Produk yang sedang dikaji untuk diluncurkan adalah ETF syariah dan ETF berbasis indeks sektoral.

Nantinya, produk ETF tersebut akan berisi beberapa saham terpilih dari satu sektor, misalnya sekitar 10 saham infrastruktur, manufaktur, atau properti yang dinilai paling likuid, nantinya bursa yang akan menyediakan indeksnya.

ETF merupakan produk investasi berwujud reksa dana berbentuk Kontak Investasi Kolektif (KIK) dengan kelebihan dapat ditransaksikan/diperjualbelikan di bursa efek layaknya bertransaksi saham biasa. (if) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top