KEAMANAN TIMOR LESTE: Australia Tarik Polisi Tersisa

DILI --Australia menarik perwira polisi terakhir yang tersisa dari Timor Leste, sebagai prajurit internasional yang hadir di negara Asia termuda tersebut, tempat ribuan orang tewas dalam gejolak politik.Delapan perwira Australia yang bertugas untuk Perserikatan
News Editor | 15 Desember 2012 13:08 WIB

DILI --Australia menarik perwira polisi terakhir yang tersisa dari Timor Leste, sebagai prajurit internasional yang hadir di negara Asia termuda tersebut, tempat ribuan orang tewas dalam gejolak politik.Delapan perwira Australia yang bertugas untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) terbang dengan pesawat Darwin-Dili sebagai persiapan PBB untuk mengakhiri misi penjagaan perdamaian secara resmi pada 31 Desember.Pasukan internasional tersebut mulai benar-benar ditarik keluar pada Oktober, ketika PBB menyerahkan kembali tanggung jawab kepolisian kepada negara, yang baru saja merayakan satu dekade kemerdekaan secara resmi, dan mengakhiri 24 tahun tahun menjadi penduduk Indonesia.Komandan polisi Australia untuk misi tersebut Charmaine Quade mengungkapkan keyakinannya bahwa Timor Leste bisa menangani keamanannya sendiri setelah suksesnya pemilihan umum nasional tahun ini dan membentuk pemerintahan baru."Polisi Australia ada untuk berkontribusi untuk meningkatkan profesionalitas polisi Timor Leste, dan kompetensi polisi nasional di sini adalah bukti dari keberadaan polisi Australia yang lama berada di sini," katanya, Sabru (15/12)Langkah ini dilakukan setelah Australia yang dipimpin Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) menghentikan operasi keamanan pada November dan mulai menarik beberapa tentara dari 390 tentara di negara itu.Australia telah menempatkan 50 polisi saat Timor Leste di bawah PBB sejak 2006, dengan 33 orang polisi yang dikerahkan pada tahun ini di bawah program pengembangan kapasitas bilateral.Pasukan penjaga perdamaian internasional pertama memasuki negara tersebut saat referendum negara untuk kemerdekaan. (Antara/if) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswires

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top