PENUMPANG KAPAL HILANG: Korban diduga jatuh ke laut dari KM Umsini

NUNUKAN: Seorang penumpang KM Umsini dalam pelayaran dari Pelabuhan Tarakan menuju Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur, Sabtu (8/12), hilang.Hilangnya penumpang tersebut tidak diketahui secara pasti apakah jatuh atau terjun ke laut
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2012  |  22:43 WIB

NUNUKAN: Seorang penumpang KM Umsini dalam pelayaran dari Pelabuhan Tarakan menuju Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur, Sabtu (8/12), hilang.Hilangnya penumpang tersebut tidak diketahui secara pasti apakah jatuh atau terjun ke laut atau tertinggal di Tarakan, kata Kapten KM Umsini, Dedi Sugiri di Nunukan, Sabtu.Ia menceritakan, penumpang bernama Amsa (36) pria paruh baya asal Toli-Toli Sulawesi Tengah dengan nomor tiket 502896737, setelah adanya laporan dari temannya sekaligus iparnya bernama Lukman kepada sekuriti kapal sekitar pukul 12.30 Wita tepatnya pada posisi 03-23,8 U/118,01,4 T."Pertama kali penumpang bernama Amsa (nama dalam tiket) diketahui meninggalkan tempat tidurnya sekitar pukul 12.00 Wita," ujar Dedi."Saya mendapatkan laporan dari salah seorang satpam kapal bahwa ada penumpang yang melaporkan salah seorang rombongannya tidak ada di tempat. Pada saat itu, kami melakukan panggilan berulang kali dengan pengeras suara untuk kembali ke tempatnya (tidur), namun hasilnya nihil," katanya.Selain itu, kata Dedi, pihaknya juga melakukan pencarian pada sejumlah tempat di atas kapal, dan Amsa tetap tidak ditemukan.Setelah dilakukan pencarian, dia mengaku memanggil kembali satpam jaga untuk menjelaskan duduk perkaranya.Dedi menjelaskan, dengan adanya laporan tersebut sesuai standar operasional prosedural (SOP) kapal berbalik haluan kembali mengarah ke Tarakan, untuk melakukan pencarian dengan mengarungi jalur yang sama, dengan harapan penumpang tersebut akan kelihatan di laut."Yang jadi masalah, menantunya bernama Mursalim dan iparnya bernama Lukman itu tidak tahu juga kapan hilangnya. Dari cerita keluarganya, Amsa ini kesal terhadap kemenakannya yang juga anggota rombongan di atas kapal turun di Pelabuhan Tarakan dan tidak naik lagi," ujarnya.Dedi mengatakan, pihaknya pun tidak mengetahui secara pasti apakah penumpang bersangkutan (Amsa) tujuan Malaysia yang akan turun di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan itu turun di Pelabuhan Tarakan dan tidak naik ke kapal lagi atau jatuh di laut.Ditambahkannya, Amsa yang menempati dek 6 KM Umsini itu dinyatakan tidak berada di tempat tidurnya setelah makan siang sekitar pukul 13.00 Wita. Dia diduga mengalami stres akibat kekesalannya terhadap kedua kemenakannya yang turun di Pelabuhan Tarakan.Pada tempat yang berbeda, saksi bernama Reca Tangkas Palupi mengaku melihat Amsa berlari dikejar dua penumpang lainnya. Dia terjun ke laut dengan melompati pagar pembatas kapal di dek 6.Reca mengaku sempat melihat penumpang bersangkutan setelah berada di laut mengepak-ngepakkan tangannya dan sesekali kepalanya muncul di atas permukaan laut."Saya sempat lihat dia berlari dengan dikejar dua orang melompati pagar kapal dan langsung terjun ke laut. Saya sempat lihat dia (Amsa) berenang di laut," ujar anak yang mengaku menempati dek 2 bersama ibunya bernama Purianti (42), asal Blitar Jawa Timur ini.Purianti menambahkan, setelah kejadian itu anaknya (Reca) sempat menceritakan bahwa ada seorang penumpang terjun ke laut sekitar pukul 13.00 Wita.Atas kejadian itu, kata dia, penumpang dan anak buah kapal (ABK) KM Umsini sempat berlarian ke dek 6 dan sempat balik haluan dan memutar tiga kali di sekitar jatuhnya penumpang tersebut melakukan pencarian, tapi tidak ditemukan juga. (Antara/arh)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top