PILKADA KOTA BENGKULU: Hasil putaran kedua terancam dibatalkan

BENGKULU: Hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu putaran kedua terancam dibatalkan ditingkat Mahkamah Konstitusi jika tetap dilaksanakan pada 22 Desember 2012 bila tanpa pengawasan Panitia Pengawas Pemilu."Hasil Pilwakot putaran
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2012  |  20:00 WIB

BENGKULU: Hasil Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bengkulu putaran kedua terancam dibatalkan ditingkat Mahkamah Konstitusi jika tetap dilaksanakan pada 22 Desember 2012 bila tanpa pengawasan Panitia Pengawas Pemilu."Hasil Pilwakot putaran kedua akan dibatalkan jika tetap dilaksanakan pada 22 Desember 2012 bila tanpa pengawasan dari kami karena tanpa ada dana yang memadai maka panitia pengawas baik di tingkat kecamatan maupun kelurahan tidak bisa diaktifkan," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bengkulu Taufik Mantan, Sabtu (08/12).Taufik mengatakan pihaknya terkendala dengan minimnya dukungan anggaran dari pemerintah Kota Bengkulu. Dari kebutuhan anggaran Rp450 juta hanya disetujui sebanyak Rp100 juta yang dikucurkan pada Oktober 2012 sehingga dinilai tidak mencukupi untuk mengaktifkan struktur panitia pengawas pemilu di tingkat kecamatan ataupun di tingkat kelurahan.Kondisi minimnya anggaran yang dialokasikan menyebabkan sampai sekarang elemen pengawasan yang seharusnya sudah dibentuk dua bulan sebelum pelaksanaan hari H sama sekali belum berjalan.Sementara, dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2011 menegaskan penyelenggara pemilu adalah Komisi Pemilihan Umum dan Panwaslu sehingga dalam setiap penyelenggraan tahapan Pilkada Kota Bengkulu seharusnya diawasi Panwaslu Kota Bengkulu secara keseluruhan."Artinya bila dalam tahapan yang telah disusun bahkan menjelang tahapan pencoblosan kelengkapan Panwaslu belum terbentuk maka bisa menyebabkan hasil Pilkada putaran kedua Kota Bengkulu dibatalkan di tingkat Mahkamah Konstitusi," ujarnya.Ia menambahkan, jika pemerintah tidak memberikan kepastian penambahan anggaran sesuai kebutuhan di 2012 maka kemungkinan penyelenggaraan pilkada Kota Bengkulu putaran kedua akan tertunda dari jadwal yang ditetapkan."Namun, jika dipaksakan di 2012 dengan kendala yang ada tidak menutup kemungkinan pilkada Kota Bengkulu menjadi tiga putaran karena ada celah kesalahan yang bisa menjadi bumerang," ujar Taufik.Saat ini, jadwal pelaksanaan Pilkada Kota Bengkulu yang telah diplenokan KPU pada 22 Desember 2012 masih menjadi polemik karena belum adanya kepastian tambahan anggaran dengan total Rp1,5 miliar.Anggaran sebanyak itu dibutuhkan untuk operasional Panwaslu Kota Bengkulu dan pengamanan baik di tingkat Polri, TNI maupun Satuan Polisi Pamong Praja. (Antara/Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top