Wah! 94.947 penduduk Balikpapan diduga ber-KTP ganda

BALIKPAPAN--Hasil verifikasi data sementara kependudukan di Balikpapan menyebutkan adanya kemungkinan kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) ganda sebanyak 94.947 jiwa karena pengurangan jumlah penduduk dari 643.806 jiwa menjadi hanya 548.859 jiwa.Kepala
News Editor | 06 Desember 2012 21:15 WIB

BALIKPAPAN--Hasil verifikasi data sementara kependudukan di Balikpapan menyebutkan adanya kemungkinan kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP) ganda sebanyak 94.947 jiwa karena pengurangan jumlah penduduk dari 643.806 jiwa menjadi hanya 548.859 jiwa.Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Balikpapan Chairil Anwar menyebutkan data sementara tersebut berdasarkan hasil verifikasi yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri berdasarkan database kependudukan.Dia menyebutkan masih ada sekitar 70.000 jiwa yang belum diolah lagi data kependudukannya untuk meningkatkan keakuratan data kependudukan sesuai dengan sistem identitas tunggal.“Memang ada penurunan jumlah penduduk berdasarkan data sementara itu. Tapi masih ada sekitar 70.000 data kependudukan yang telah masuk di Kemdagri yang memungkinkan untuk dimasukkan ke dalam data penduduk,” ujarnya usai Penyerahan Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2), Kamis (06/12).Data kependudukan tersebut, tambahnya, terus diperbarui karena akan dipergunakan sebagai Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) yang akan ditetapkan pada 7 Februari 2013.Nantinya, data hasil verifikasi ini berdasarkan skema by name by address sehingga akan menghilangkan potensi kemungkinan potensi penggunaan KTP ganda oleh satu penduduk.Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan Gamal Rustamadji menambahkan pihaknya berkepentingan terhadap data kependudukan utamanya dalam penentuan wakil rakyat ketika diselenggarakan pemilihan umum.Dia mengakui potensi menyusutnya pemilih melalui penyelenggaraan KTP ganda akan membantu meningkatkan ketepatan dalam penyajian data pemilih.“Nantinya, kami akan tetap melakukan verifikasi lagi agar bisa diperoleh data yang benar-benar valid,” tuturnya.Sementara itu, Walikota Balikpapan menyebutkan proses verifikasi tersebut termasuk dalam proses memerbarui data yakni mencatat kelahiran, kematian, kepindahan dan kedatangan.Dia mengharapkan pendataan ini akan menjadikan sistem administrasi kependudukan menjadi lebih tertib. (Bsi)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup