TRANSAKSI PROPERTI: Pra Penjualan Proyek Kelas Menengah Capai 65,5%

JAKARTA:  Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai 6,1%-6,5%  tahun ini mendukung peningkatan penjualan properti kelas menengah di wilayah Jakarta."Rata-rata proyek-proyek yang banyak diminati adalah produk kelas menengah
News Editor
News Editor - Bisnis.com 06 Desember 2012  |  20:08 WIB

JAKARTA:  Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai 6,1%-6,5%  tahun ini mendukung peningkatan penjualan properti kelas menengah di wilayah Jakarta."Rata-rata proyek-proyek yang banyak diminati adalah produk kelas menengah yang memiliki keunggulan tambahan selain faktor lokasi strategis menuju pusat bisnis," kata CEO Binakarya Propertindo Group (BPG) Go Hengky Setiawan dalam keterangan tertulis, Kamis (6/12/2012).Menurutnya, aktivitas prapenjualan mendatang dari proyek kelas menengah mencapai 65,5% dari total transaksi.Adapun tingkat prapenjualan pada kuartal III tahun ini tercatat pada angka 61,7%  atau naik 2,7%  dari kuartal II 2012 dan naik 2,5% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya."Daerah persebaran yang diminati hampir seluruhnya adalah area sekunder di luar kawasan Central Business District (CBD)," kata Go Hengky.Jakarta Timur Salah satu proyek di kawasan sekunder yang sangat diminati pada masa pre sales adalah Casablanca East Residences di Jakarta Timur. BPG sebagai salah satu pelopor pengembangan kawasan Jakarta Timur membangun apartemen tersebut di atas lahan seluas 2,3 ha.Dia menjelaskan  saat ini dilakukan uji pasar terhadap tower Casablanca yang merupakan tower kedua di tahap II dari proyek Casablanca East Residences."Saat ini kami sedang melaksanakan uji riset pasar dengan harga mulai Rp200 jutaan. Di tower Dallas yang kami buka terlebih dulu, telah dipesan sekitar 70 persen dari total keseluruhan unit yang ada," katanya.Semenjak Pemprov DKI Jakarta menetapkan Sentra Primer Baru Timur (SPBT) di Pulo Gebang dan Sentra Primer Baru Barat (SPBB) di Puri Indah sebagai pusat kegiatan bisnis baru bertaraf nasional, geliat pengembangan di Jakarta Timur mulai terasa.Selesainya proyek Banjir Kanal Timur (BKT) serta penambahan infrastruktur transportasi maupun penyediaan fasilitas umum dan akses tol serta jalur busway di sekitar Terminal Pulogadung dan Kampung Rambutan membuat kawasan Jakarta Timur makin berkembang.Mulai dari hunian tapak dengan konsep town house maupun kawasan perumahan sistem cluster hingga apartemen marak dibangun disini."Sehingga anggapan yang pernah ada terhadap kawasan ini seolah tertepis sudah," katanya.Go Hengky mengatakan masyarakat yang belum pernah bertempat tinggal di Jakarta Timur memang masih enggan bermukim di sana.Padahal kawasan industri yang ada di Jakarta Timur relatif kecil persentasenya sehingga baik kualitas air maupun udara masih sangat bagus. Kadang persepsi masyarakat bisa menjadi penentu dalam perkembangan sebuah kawasan. (Antara/bas)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : Aang Ananda Suherman

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top