BROKER PROPERTI: Perusahaan Asal AS Jelajah Pasar Indonesia

Anggriawan Sugianto | 06 Desember 2012 14:48 WIB

JAKARTA—Perusahaan broker properti asal AS Keller Williams Realty menggandeng Tony Eddy & Associates untuk mengembangkan bisnis di Indonesia

 

Chris Heller, Presiden Keller Williams Worldwide, mengatakan perkembangan pasar dan industri properti Indonesia beberapa tahun terakhir ini memberi peluang bagi perusahaan broker properti untuk turut tumbuh.

 

“Selain itu, kami juga menemukan partner yang tepat dan memiliki visi yang sama dalam menjalankan bisnis real estate sebagaimana yang telah kami lakukan selama ini,” ujarnya dalam konferensi pers,  Kamis (6/12).

 

Kedua perusahaan tersebut akan mengambil alih bisnis Casablanca Realty , anak usaha Tony Eddy&Associates di bidang brokerage properti, dan berganti nama menjadi Keller Williams Indonesia.

 

Tony Eddy, Presiden Keller Wiliams Indonesia (KWI) menargetkan dalam 5 tahun mendatang perusahaan tersebut masuk dalam 3 besar real estate agent network di Indonesia dan yang terbesar dalam tempo 10 tahun.

 

“Untuk 2013, kami mulai pelan-pelan dengan merekrut 5 sampai 10 agen saja, namun dalam 5 tahun diharapkan berkembang jadi 3.000 agen,” terangnya.

 

Tony mengaku pembentukan Keller Williams Indonesia menghabiskan dana sekitar Rp1 miliar untuk biaya franchise, adopsi sistem, hingga renovasi kantor. Perusahaan ini memiliki dua kantor di Jakarta dan Bali.

 

Mengenai komisi untuk agen, dia menerangkan, KWI mengikuti tarif pasar, yakni 3% untuk kota-kota besar dan 5% untuk wilayah Bali.

 

Baik Tony maupun Heller optimistis perusahaan ini mampu bersaing dengan franchise agen real estate yang telah lebih dulu masuk ke Indonesia karena sistem yang mereka miliki diklaim belum diterapkan di sini. (if)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup