ISU WAKIL BUPATI TASIK NYABU: Ini Dia Penjelasan Ade Sugianto

TASIKMALAYA, Jawa Barat—Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto angkat bicara terkait isu dirinya mengkonsumsi shabu-shabu di objek wisata Kabupaten Garut, Minggu (2/12) malam.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 05 Desember 2012  |  17:22 WIB

TASIKMALAYA, Jawa Barat—Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto angkat bicara terkait isu dirinya mengkonsumsi shabu-shabu di objek wisata Kabupaten Garut, Minggu (2/12) malam.

Dia memberikan klarifikasi kepada wartawan Rabu (4/12). Ade membantah dirinya mengkonsumsi barang haram tersebut apalagi dikaitkan dengan keberadaan dirinya pada Minggu malam di sebuah tempat wisata di Kabupaten Garut.

“Sejak Sabtu (1/12) saya menjenguk anak yang sedang kuliah di Purwekerto. Kebetulan juga anak saya sakit padahal saat itu juga harus mencarikan kos-kosan. Jadi saya di Purwekerto agak lama. Maka tidak benar jika saya berada di Garut sebab saya dalam waktu itu sedang di Purwekerto,” katanya di Setda Kabupaten Tasikmalaya.

Ade mengatakan dia bersama rombongan keluarga baru pulang dari Purwekerto sekitar jam 10 malam (Minggu) dan tiba di Tasikmalaya sekitar dini hari.

Sedangkan hari Senin tidak masuk kerja karena Ade mengaku masih capek-capek dan memilih istirahat di rumah. “Memang ini alasan tidak lucu ya. Saya hari Senin masih capek dan istirahat di rumah saja. Padahal agenda saat itu monitoring ke sejumlah kecamatan,” katanya.

Ade mengemukakan dia baru bisa mengklarifikasi pada hari Rabu ini. Padahal sejak Minggu pun ia telah mendapat informasi yang menanyakan isu tersebut, baik dari teman-temannya di eksekutif maupun di partai atau DPRD.

“Tadinya, ngapain saya mengklarifikasi isu ini karena tidak benar. Tetapi setelah berita santer dan banyak orang yang menanyakan, saya harus jelaskan kejadiannya,” kata dia.

Terkait isu diperiksa di Polda Jabar, ade mengatakan selama sebulan dia tidak pernah masuk  Polda Jawa Barat apalagi diperiksa terkait konsumsi shabu-shabu.

Sebagai Wakil Bupati yang juga sebagai  ketua Badan Narkotika Daerah (BND) Tasikmalaya, ia justeru paling depan dalam memberantas narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Di sini saya tegaskan saya tidak mengkonsumsi shabu-shabu dan tidak ditangkap polisi dalam razia. Bagi saya ini fitnah,” katanya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Bapeda Iwan Saputra, Asisten Daerah I Budi Utarma dan Kabag Humas Kabupaten Tasikmalaya Ema Somantri. (k55/yri)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Anep Paoji

Editor : Arys Aditya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top