INVESTASI: Konsorsium Timur Tengah Bidik Infrastruktur di Jabar

BANDUNG—Intercorp Internasional Limited sebuah konsorsium pembiayaan asal Timur Tengah tertarik membiayai sejumlah proyek infrastruktur di Jawa Barat seperti Pelabuhan Cilamaya, monorel, dan eksplorasi panas bumi.
News Editor | 04 Desember 2012 15:58 WIB

BANDUNG—Intercorp Internasional Limited sebuah konsorsium pembiayaan asal Timur Tengah tertarik membiayai sejumlah proyek infrastruktur di Jawa Barat seperti Pelabuhan Cilamaya, monorel, dan eksplorasi panas bumi.

Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf mengatakan konsorsium tersebut melirik Jabar karena dianggap memiliki sumber daya alam potensial dan sejumlah proyek infrastruktur yang siap didanai.

“Kami tawarkan proyek seperti pelabuhan [Cilamaya], pembangkit listrik dan proyek lainnya. Mereka tertarik tinggal teknis pembiayaannya saja terkait proyek pemerintah,” katanya usai penandatanganan letter of intent (loi) di Gedung Sate, Bandung, Selasa (4/12).

Dia mengatakan konsorsium ini digiring oleh mantan staf khusus Jusuf Kalla dan langsung memilih Jawa Barat sebagai daerah tujuan investasi. “Investor yang paling penting dia merasakan nyaman terlebih dahulu, mereka juga butuh kepastian, karena itu kami buat dulu letter of intent hari ini,” katanya.

Jabar berharap rencana investasi ini bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya di setiap proyek yang akan didanai. “Pelabuhan Cilamaya ini bisa menyerap tenaga kerja hampir 25.000 orang, begitu juga bandara. Beda jika [investasi] berupa pabrik-pabrik kecil yang lokasinya disitu-situ saja,” katanya.

Menurut Dede, rencana ini akan segera ditindaklanjuti dengan pembahasan teknis.(k57/yri)(FOTO:Ilustrasi/JIBIPhoto)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Wisnu Wage

Editor : Arys Aditya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top