Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DANA PENSIUNAN: Minat Masyarakat Sisihkan Pendapatan Masih Rendah

 
Edwina
Edwina - Bisnis.com 31 Mei 2012  |  17:44 WIB

 

JAKARTA: Upah minimum provinsi yang masih rendah menyebabkan masyarakat belum berminat menyisihkan pendapatannya untuk program dana pensiun.

 

Wem Nunuhitu, Pengurus Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) milik PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) mengatakan rata-rata pendapatan masyarakat NTT masih rendah sehingga sulit untuk mengajak mereka berinvestasi untuk hari tua.

 

“Saya rasa BPD NTT masih belum ingin mendirikan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) karena alasan tersebut," ujarnya, hari ini.

 

Dia berpendapat masyarakat di NTT sebaiknya mengutamakan keikutsertaan di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehataan dan Ketenagakerjaan.

 

Menurutnya, DPLK akan lebih berkembang di BPD kota-kota besar yang UMP cukup tinggi seperti a.l. DKI Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan.

 

Biro Dana Pensiun Bapepam-LK sedang gencar melakukan sosialisasi pendirian DPLK kepada BPD.

 

Kepala Biro Dana Pensiun Bapepam-LK Dumoly F. Pardede menuturkan BPD mampu berperan dalam memperluas penetrasi dana pensiun di daerah sekaligus menyosialisasikan program jaminan hari tua ke masyarakat. (yus)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top