Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SKANDAL ANGGARAN PON XVIII: Dua karyawan Adhi Karya diperiksa KPK

JAKARTA:  Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua karyawan PT Adhi Karya terkait dengan dugaan suap terhadap anggota DPRD Riau untuk menaikkan anggaran penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XVIII d Riau.Kepala
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 24 Mei 2012  |  11:04 WIB

JAKARTA:  Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua karyawan PT Adhi Karya terkait dengan dugaan suap terhadap anggota DPRD Riau untuk menaikkan anggaran penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XVIII d Riau.Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha menyatakan kedua saksi yaitu karyawan PT Adhi Karya, Judhi Prihardi dan mantan kdaryawan PT. Ahi Karya, Dicky Eldiyanto diperiksa untuk tersangka Taufan Andoso Yakin.

"Mereka diperiksa untuk TAY (Taufan Andoso Yakin),” ujarnya kepada pers hari ini.Seperti diketahui, Taufan merupakan Wakil Ketua DPRD Riau ditetapkan sebagai tersangka bersama mantan Kadispora Riau, Lukman Abbas. Namun, keduanya belum ditahan oleh KPK.Sebelumnya, di awal penyidikan kasus PON Riau, tim KPK juga telah menetapkan empat tersangka pemula. Dua di antaranya anggota DPRD Riau, yakni Muhammad Faisal Aswan dan Muhammad Dunir. Bersamanya juga ada mantan Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau serta Rahmat Syahputra, staf PT Pembangunan Perumahan (PT PP).Pada kasus ini, KPK tidak hanya menelusuri suap pembahasan Perda Nomor 6/2010 Riau saja, namun selaras dengan itu, KPK juga tengah menelusuri dugaan suap pada pembahasan Perda Nomor 5 Tahun 2008 tentang pengikatan anggaran pembangunan main stadium.Sementara Gubernur Riau, Rusli Zaenal sendiri pada kasu ini telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Ditjen Imigrasi Kemenkumham sesuai permohonan penyidik KPK. PT Adhi Karya sendiri merupakan pemenang proyek bersama dengan PT Pembangunan Perumahan dan PT Wijaya Karya. (arh) 

 

SITE MAP:

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top