Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AGRIBISNIS KAKAO di Sulsel terkendala infrastruktur

MAKASSAR: Kalangan pengusaha komoditas kakao nasional menilai, persoalan infrastruktur di Sulawesi Selatan menjadi hambatan terbesar untuk merealisasikan pembangunan industri pengolahan kakao di daerah ini.Direktur Utama PT Bumi Tangerang Cocoa Indonesia
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Mei 2012  |  20:56 WIB

MAKASSAR: Kalangan pengusaha komoditas kakao nasional menilai, persoalan infrastruktur di Sulawesi Selatan menjadi hambatan terbesar untuk merealisasikan pembangunan industri pengolahan kakao di daerah ini.Direktur Utama PT Bumi Tangerang Cocoa Indonesia Sindra Wijaya mengatakan selama ini kendala yang dihadapi investor untuk membangun industri di luar Jawa adalah masih terbatasnya infrastruktur yang tersedia di Sulsel.Mulai dari ketersediaan daya listrik, gas alam, pergudangan, hingga sejumlah sarana pendukung lainnya."Padahal, idealnya, pembangunan industri pengolahan terutama pada sentra kakao, harus cukup efisien menghemat biaya operasional, dibandingkan dengan jika bahan baku harus dikirim lagi ke Jawa," ujarnya, Senin, 21 Mei 2012.Menurutnya, pemerintah daerah harus membenahi infrastruktur jika ingin ada investor yang membangun industri di wilayah ini, terutama menjamin ketersediaan listrik dan akses ke pelabuhan.Selain itu, pemerintah juga diharapkan tetap melanjutkan program gerakan nasional (gernas) rehabilitasi kakao.Program gernas kakao tersebut dinilai cukup berperan untuk merealisasikan target produksi 2 juta ton per tahun pada 2020.Berdasarkan data, program gernas kakao baru menyentuh 30% dari luas lahan yang mencapai 1,6 juta hektare (ha) yang tersebar di sejumlah daerah. (ra)

 

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Wiwiek Dwi Endah

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top