Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PILGUB DKI JAKARTAKPK lakukan verifikasi harga kekayaan calon

 
Giras Pasopati
Giras Pasopati - Bisnis.com 14 Mei 2012  |  22:05 WIB

 

JAKARTA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan melakukan verifikasi terkait dengan Laporan Harta Kekayaan dari enam pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan maju di pemilihan umum daerah (Pilkada) DKI Jakarta. 
 
Juru Bicara KPK Johan Budi menyatakan lembaga ad hoc tersebut sudah menerima laporan harta kekayaan dari calon pasangan yang maju pada Pilkada. Laporan tersebut berasal dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).
 
"Jadi betul kita memang sudah menerima laporan harta kekayaan pasangan calon itu dan kita berencana untuk segera melakukan verifikasi terhadap laporan itu," ujarnya ketika dihubungi hari ini lewat pesan singkatnya. 
 
Johan menyatakan tidak hanya para calon yang merupakan pejabat atau penyelenggara negara yang wajib melaporkan. Para calon yang non penyelenggara negara juga wajib melaporkan harta kekayaan mereka dan akan dilakukan verifikasi oleh KPK.
 
"Semuanya (calon), ini adalah bentuk kerjasama baru KPK dengan KPUD," sambung Johan Budi.
 
Seperti diketahui, sebanyak enam pasang sudah ditetapkan sebagai peserta Pilkada Pemilihan Gubernur dan Calon Gubernur DKI Jakarta pada Juli mendatang. Verifikasi dilakukan untuk mengecek kebenaran harta kekayaan yang dilaporkan dengan fisik harta kekayaan di lapangan. Apakah ada ketidaksesuaian laporan yang disampaikan dan dugaan penyimpangan dalam mendapatkan kekayaan tersebut.
 
Sementara itu ditemui secara terpisah Ketua KPUD DKI Jakarta, Dahlia Umar membenarkan, pihaknya telah menyerahkan seluruh laporan kekayaan milik para pasangan calon ke KPK untuk selanjutnya dilakukan verifikasi.
 
Dahlia mengatakan, nantinya setelah diverifikasi, pihaknya akan mempublikasikan temuan verifikasi kepada publik. Termasuk jika ditemukan adanya ketidaksesuain fisik kekayaan dengan yang dilaporkan dan penyimpangan lain.
 
"Nanti kita akan publiskan ke publik, ini juga diharapkan menjadi bagian pembelajaran kepada para pemilih untuk memilih para calon yang memiliki integritas yang baik, salah satunya lewat pelaporan harta kekayaan ini," katanya di gedung KPK hari ini. 
 
Dahlia mengaku kedatangannya ke KPK untuk melakukan koordinasi bersama KPK khususnya bidang pencegahan untuk melakukan sosialiasi terhadap para pemilih baru untuk memilih calon yang tepat dan memiliki integritas tinggi khususnya terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi.
 
Sebagai informasi KPUD Jakarta telah meloloskan enam pasang Gubernur dan Wakil Gubernur untuk maju ke Pilkada DKI Juli mendatang. Pasangan itu terdiri dari Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli, Hendardji Supandji dan Ahmad Riza Patria,  Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama, Hidayat Nurwahid dan Didik J Rachbini, Faisal Basri dan Biem Benyamin, serta  Alex Noerdin dan Nono Sampono. (sut)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top