Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GUNUNG GAMALAMA: Banjir lahar dingin rusak 20 rumah

JAKARTA: Banjir lahar dingin dari Gunung Gamalama melanda sejumlah lokasi di Kota Ternate, Maluku Utara pada Rabu dinihari, 9 Mei 2012 sekitar pukul 02.00 WIT.Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 09 Mei 2012  |  10:22 WIB

JAKARTA: Banjir lahar dingin dari Gunung Gamalama melanda sejumlah lokasi di Kota Ternate, Maluku Utara pada Rabu dinihari, 9 Mei 2012 sekitar pukul 02.00 WIT.Menurut Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir terjadi usai hujan deras malam sebelumnya di kawasan itu.Banjir lahar dingin terjadi di Sungai Tubo hingga Dufa-Dufa yang meliputi tiga wilayah, yaitu di pantai Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara.Selain itu, terjadi di Kelurahan Takoma Kecamatan Ternate Selatan, dan Kelurahan Salahudin Kecamatan Ternate Tengah."Saat ini, korban sementara ada 3 orang meninggal dunia, 5 orang hilang, 2 orang luka-luka, dan sekitar 20 rumah rusak," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Bisnis, Rabu, 9 Mei 2012.Sebagian warga yang rumahnya rusak akibat banjir lahar diungsikan ke eks-Kantor Gubernur Maluku Utara dan aula SMK Negeri 2 Ternate.Banjir lahar itu lebih besar jika dibandingkan dengan banjir serupa pada 27 Desember 2011, pascaletusan Gunung Gamalama.Lahar yang dibawa banjir dini hari tadi merupakan sisa letusan Gunung Gamalama pada Desember 2011 yang selama ini tertahan di puncak dan lereng gunung.Hingga saat ini status Gunung Gamalama yang terletak di Pulau Ternate ini masih Waspada (level II).Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate bersama TNI/Polri dan instansi terkait mengevakuasi masyarakat yang terkena bencana.Korban hilang masih dilakukan pencarian dan bantuan logistik bagi masyarakat yang terkena bencana disiapkan BPBD bersama instansi lainnya.(tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top