PENYELUNDUPAN NARKOBADua warga Rusia tertangkap telan kapsul ganja

 
Matroji
Matroji - Bisnis.com 30 April 2012  |  17:30 WIB

 

DENPASAR: Direktorat Jenderal Bea Cukai cabang Bandar Udara Ngurah Rai kembali menggagalkan upaya penyelundupan narotika oleh dua warga Rusia ke Bali senilai Rp966 juta.
 
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Tipe Madya Pabean Ngurah Rai I Made Wijaya mengatakan tersangka warga Rusia Sergei Chernykh, 43 tahun, terbukti membawa 469 gram narkotika jenis ganja dan dimasukkan ke dalam 359 kapsul. Barang bukti senilai Rp417 juta itu ditelan hingga masuk ke dalam perut. 
 
Sergei Chernykh yang kesehariannya bekerja sebagai art designer ini tertangkap saat mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali. Sergei datang ke Bali menggunakan maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH 175 dari Kuala Lumpur. 
 
Made mengatakan pemeriksaan singkat dilanjutkan dengan menggunakan mesin X-Ray. Pasca itu, dilakukan wawancara singkat dan dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap barang bawaan. “Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, sediaan ditemukan dan dilakukan pengujian.”
 
Sebelum Sergei Chernykh, Bea Cukai Ngurah Rai juga menangkap warga Rusia dengan modus operandi sama. Alexander Simonov ditangkap dua hari sebelum sergei. Dari dalam perut Simonov, terdapat 88 kapsul ganja seberat 915 gram senilai Rp549 juta. 
 
Untuk pemeriksaan lanjutan Simonov, katanya, perlu dilakukan pemeriksaan intensif. “Butuh waktu 6 hari untuk mengeluarkan seluruh kapsul diperut Simonov.”
 
Saat ini, keduanya dijerat dengan pasal 113 ayat (1) dan (2) UU No 35/2009 tentang Narkotika. Pada perbuatannya dua warga asing ini diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan maksimal hukuman mati, serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.
 
Berdasarkan catatan pada 2011 Direktorat Jenderal Bea Cukai Bandar Udara Ngurah Rai menggagalkan penyelundupan 17,318 kilogram narkotika. Sedangkan pada 2010 menggagalkan 30,453 kilogram narkotika. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top